ACEH UTARA – PUJATVACEH.COM – Sebanyak empat tenaga kesehatan dari sejumlah puskesmas di Kabupaten Aceh Utara terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Umum Cut Meutia Aceh Utara, lantaran kondisinya memburuk usai menjalani vaksinasi covid-19, pada Senin kemarin.

Sementara satu diantaranya dirawat di Rumah Sakit PT. Arun, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, diwaktu yang bersamaan.

Humas RSUCM Aceh Utara Jalaluddin membenarkan bahwa, pihaknya menerima rujukan empat tenaga kesehatan dari sejumlah puskesmas, yakni Puskesmas Syamtalira Bayu,  Syamtalira Aron, dan Puskesmas Meurah Mulia sekitar pukul 16:30 WIB.

“Kita menerima mereka pada pukul 16.30 WIB yang merupakan tenaga kesehatan dan mendapat rujukan berasal dari Puskesmas Syamtalira Bayu,  Syamtalira Aron, dan Puskesmas Meurah Mulia,” Kata Jalaluddin, Humas RSUCM Aceh Utara.

Menurut informasi yang diterima pihak rumah sakit, keempat nakes yang dirujuk tersebut kondisinya mulai memburuk usai menjalani vaksinasi covid-19. Mereka rata-rata mengalami gejala demam dan mual, sementara dua diantaranya memang memiliki penyakit komorbit atau penyakit bawaan.  Hal itu berdasarkan hasil observasi yang dilakukan oleh dokter spesialis penyakit dalam di rumah sakit tersebut.

“Menurut hasil dari tenaga medis kami, para nakes tersebut mengalami demam mual, serta dua orang diantaranya memiliki penyakit komorbit,”Ungkap Jalaluddin.

Setelah mendapatkan perawatan dari dokter spesialis, kini keempat pasien tersebut sudah membaik. Menurut jalaluddin,  pihaknya baru pertama kali menangani pasien yang mengalami keluhan usai menjalani vaksinasi covid-19 secara bersamaan.

“Alhamdulillah setelah kita rawat, keadaan para nakes tersebut semakin membaik,” Ujarnya.

Sementara itu,  Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Utara, Amir Syarifuddin saat dikonfirmasi usai mengunjungi empat nakes yang sedang di rawat di RSUCM Aceh Utara menyebutkan, kelima pasien tersebut mengalami gejala kejadian ikutan pasca imunisasi atau KIPI, sehingga langsung dilarikan ke dua rumah sakit tersebut untuk dilakukan observasi.

“Keempat nakes tersebut sebelumnya mengalami gejala KIPI, dan kita observasi di RSCUM Aceh Utara,” Kata Amir Syarifuddin, Kadinkes Aceh Utara.

Lebih lanjut Amir Syarifuddin menuturkan, gejala tersebut muncul sekitar sepuluh menit setelah mereka disuntik vaksin covid-19.  Kelima pasien itu sebelumnya sudah memiliki  penyakit penyerta, bahkan satu diantaranya sudah beberapa kali mengalami penyakit stroke.

“Para nakes memiliki riwayat penyakit penyerta, bahkan salah seorangnya pernah tiga kali mengalami stroke,” pungkasnya.

Kadinkes Aceh Utara tersebut menambahkan, merujuk pada peraturan baru, semua nakes sudah boleh divaksin, kecuali mereka yang tekanan darah 180 per 110, sehingga kelima nakes yang dirawat dirumah sakit tersebut dinyatakan lulus uji skrining sebelum dilakukan vaksinasi covid-19.

“Hari ini dengan peraturan baru, semuanya sudah bisa divaksin kecuali bagi yang bertekanan darah 180 per 110”, tambahnya.

Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments