Ketua DPRA Teken Petisi Mahasiswa Dan Minta Tambah Poin Pisah Dari Pusat

Banda Aceh – Pujatv.com : Sejumlah Mahasiswa Dari Berbagai Kampus Di Banda Aceh Dan Masyarakat Sipil Bersatu, Dan Berkumpul Di Depan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Senin Siang Kemarin. Massa Datang Dari Berbagai Penjuru Sekitar Pukul Dua Siang.
Sejumlah Personel Keamanan TNI Dan Polri Juga Teelihat Berjaga Ketat Di Lokasi Yang Menjadi Titik Kumpul Pendemo.
Dari Atas Truk Cold Seorang Orator Memberikan Komando, Agar Massa Menjaga Kawan-Kawan Di Sekelilingnya, Untuk Menghindari Celah Bagi Penyusup, Untuk Mengendalikan Situasi.

Dari Pengeras Suara Terdengar Juga Sang Orator Mengatakan, Bahwa Aksi Tersebut Digelar Untuk Menyampaikan Sejumlah Tuntutan Kepada Anggota Dewan Di Gedung Itu.
Seperti Penyampaian Tuntutan Reformasi Terhadap Dpr Aceh, Menuntaskan Pelanggaran Ham Di Aceh, Dan Melakukan Evaluasi Tambang Di Aceh, Serta Isu-Isu Krusial Lainnya Yang Di Anggap Urgensi.
Aksi Yang Dimotori Oleh Para Mahasiswa Itu, Juga Mengajak Serta Eleman Masyarakat Lainnya Yang Ingin Bersuara Di Hadapan Dewan, Bendera Bulan Bintang Juga Ikut Berkibar Dalam Barisan Perjuangan Itu.
Tak Berselang Lama, Pimpinan, Anggota Dewan Serta Pihak Pengamanan Turun Menjumpai Pendemo, Mereka Duduk Bersama Mendengar Keluhan Dan Aspirasi Yang Di Sampaikan Oleh Para Orator.

Usai Mendengar, Ketua Dpra Zulfadli Atau Abang Samalanga Meneken 7 Pertanyaan Sikap Yang Disodori Pendemo, Termasuk Dirinya Meminta Agar Satu Poin Lagi Di Tambahkan, Yakni Poin Aceh Pisah Dari Pusat.
Abang Samalanga Juga Menegaskan, Dpra Bersama Masyarakat Juga Menolak Penambahan Batalion Di Aceh.
Salah Seorang Pendemo, Indah Pintasari Mengatakan Aspirasi Yang Disampaikan Pendemo Di Sambut Baik Oleh Para Pemangku Kebijakan, Dirinya Juga Berkomentar Terkait Adanya Bendera Bulan Bintang Yang Di Bawa Oleh Massa.
Hingga Sore Hari, Aksi Yang Berlangsung Di Depan Gedung Dpr Aceh Berjalan Lancar Dan Kondusif.





