Konsolidasi Mahasiswa, Aliansi Rakyat Aceh Soroti Isu Kesehatan dan Pendidikan

Banda Aceh – Pujatv.com Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Aceh menggelar konsolidasi di Taman Ratu Safiatuddin, Minggu malam, 13 April 2026.
Kegiatan ini menjadi ruang diskusi awal untuk merespons berbagai persoalan yang dinilai masih membelit masyarakat Aceh, khususnya di sektor kesehatan, pendidikan, serta implementasi Undang-Undang Pemerintahan Aceh.
Dalam forum tersebut, peserta konsolidasi menyoroti kebijakan Peraturan Gubernur yang mengatur pembagian jaminan kesehatan berdasarkan desil ekonomi. Mereka menilai kebijakan yang hanya menanggung masyarakat pada desil satu hingga enam, serta mengecualikan desil delapan hingga sepuluh, tidak tepat dan bertentangan dengan amanat Undang-Undang Pemerintahan Aceh yang menyebutkan bahwa jaminan kesehatan masyarakat seharusnya ditanggung melalui dana otonomi khusus.

Selain itu, Aliansi Rakyat Aceh juga menyoroti kondisi sektor pendidikan yang dinilai masih jauh dari kata layak. Banyak anak-anak terdampak bencana banjir bandang yang hingga kini belum mendapatkan fasilitas pendidikan yang memadai, bahkan masih kekurangan buku belajar.
Mereka juga menilai masih banyak sekolah di berbagai daerah berada dalam kondisi memprihatinkan, serta arah kebijakan pendidikan yang dinilai belum jelas.
Dari hasil konsolidasi tersebut, Aliansi Rakyat Aceh sepakat untuk melanjutkan pembahasan melalui kajian yang lebih mendalam.

Rencananya, diskusi lanjutan akan digelar pada 25 April 2026 di kampus Universitas Iskandar Muda dalam agenda bertajuk “Diskusi Raya” yang berlokasi di Gampong Surien, Kecamatan Meuraxa, Kota Banda Aceh.
Selain itu, mereka juga merencanakan aksi penyampaian aspirasi pada 1 Mei 2026 di Kantor Gubernur Aceh.
Aliansi Rakyat Aceh mengajak seluruh masyarakat dan mahasiswa untuk turut serta dalam agenda tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan Aceh.





