30 C
Banda Aceh
Rabu, 3 Juni, 2026
Beranda Aceh Lhokseumawe Mahasiswa Unimal Korban Cekik Ajudan Rektor Malah Di Skorsing, Rektor Herman Fitra...

Mahasiswa Unimal Korban Cekik Ajudan Rektor Malah Di Skorsing, Rektor Herman Fitra Diminta Mundur

0
409

Lhokseumawe – Pujatvaceh.com – Mahasiswa Unimal korban kekerasan dan dicekik ajudan Rektor Universitas Malikussaleh Lhokseumawe mendapat skorsing dari kampus tempat dirinya kuliah.

Sebelumnya sejumlah Mahasiswa Unimal Lhokseumawe menggelar aksi meminta pengungkapan 12 kasus pelecehan seksual yang terjadi di kampus mereka dan kenaikan UKT yang dinilai memberatkan mahasiswa,  kemudian  pada hari selanjutnya 21 Juni 2024 mahasiswa menggelar aksi di Gedung Pasca Sarjana Unimal di lancang garam Kota Lhokseumawe.

Dalam aksi demontrasi tersebut Iryanto Lubis salah seorang mahasiswa mendapat tindak kekerasan dan dicekik oleh ajudan rektor unimal yang mengaku anggota satuan pengamanan kampus.

Tidak cukup sampai disitu pihak kampus melalui Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unimal juga memberikan skorsing dua semester atau setahun bagi korban Iryanto Lubis tidak dibenarkan mengikuti perkuliahan dan kegiatan lainnya di lingkungan kampus.

Merasa tidak mendapatkan keadilan mahasiswa yang sebelumnya melakukan demonstrasi menggelar konferensi pers di Sekber Jurnalis Kota Lhokseumawe pada Selasa 25 Juni 2024.

Koordinator Lapangan T Muhammad Faizal  mengatakan bahwa skorsing terhadap rekannya Iryanto Lubis tidak mempunyai landasan hukum yang kuat.

“Sebagai tuntutan yang sudah kami orasikan dan kami turun ke jalan untuk meminta rektor menyelesaikan, sampai hari ini tuntutan tersebut masih berlaku bahkan ada dari rekan juang kami mendapatkan tindakan yang memang bersifat mengintimidasi dan membungkam ruang – ruang demokrasi seperti terkena skrosing selama dua semester” kata T. Muhammad Faizal, Koordinator Lapangan.

Sementara itu Muhammad Tori selaku Koordinator Kajian Aksi meminta Rektor Unimal Herman Fitra mengundurkan diri karena dinilai tidak bisa menyelesaikan kasus pelecehan seksual dilingkungan kampus secara terbuka, dirinya mengancam akan melaporkan hal ini ke Kemendikbudristek jika tuntutan mereka tidak diindahkan

“Jadi untuk mengenai pelecehan seksual itu, yang pertama di tahun 2023 itu ketua satgas PPK disitu mengakui bahwasanya ada 9 kasus pelecehan seksual yang berada di kampus Unimal, nah yang kami inginkan adalah Rektor Universitas Malikussaleh harus jelas mengenai fakultas mana saja yang sangat banyak mengenai pelecehan seksual contohnya itu seperti PPKS yang ada di UI statistiknya itu jelas, nah sampai sekarang mengenai publikasinya itu tidak ada, sehingga dipublikasikan itu sehingga menjadi antisipasi bagi kami mahasiswa” ucap Muhammad Tori, Koordinator Kajian Aksi.

Sementara itu Rektor Universitas Malikussaleh Lhokseumawe Herman Fitra yang dikonfirmasi oleh Puja TV hanya mengucapkan terimakasih atas konfirmasi Puja TV tanpa memberikan pernyataan lainnya terkait tuntutan mahasiswa yang menamakan diri mereka sebagai komite independen kampus dan aliansi tinta hitam.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini