Terkait Kematian Warga Aceh Timur, Kodam IM Akan Proses Hukum Oknum Yang Terlibat

0
11

Banda Aceh – Pujatvaceh.com – Kepala Penerangan Kodam Iskandar Muda Kolonel Infantri Alim Bahri menegaskan bahwa kasus meninggalnya Sulaimansyah (36), warga Gampong Terujak, Kecamatan Serbajadi, Aceh Timur pada 18 Mei 2024 murni karena kecelakaan.

Menindaklanjuti atas laporan pengaduan keluarga korban ke Subdenpom IM/ 1 Langsa pada 20 Mei 2024 lalu, Alim Bahri mengatakan pihaknya telah membentuk tim investigasi, dan sudah memasuki tahapan penyidikan.

Berkas perkara juga akan segera dilimpahkan ke Oditur Militer 1-01 Banda Aceh, dan tiga personel Yonif 111/KB juga telah dimintai keterangan, pada saat gelar perkara di Mapomdam IM bersama Oditur Militer pada tanggal 30 Mei 2024 lalu.

Alim Bahri juga membantah, bahwa pada saat kejadian yang berlokasi di Jembatan Lengkok, Dusun Cane, Desa Rampah, Kecamatan Serbajadi, Aceh Timur, tidak ada penganiayaan terhadap korban yang dilakukan oleh Personel Yonif 111/ KB.

“Lewat di Batalyon itu, ada perintah dikejarlah masyarakatnya didapatkanlah satu orang pelaku membawa ganja nah satu orang temannya ini karena dikejar lompat dia, lompat ke sungai, karena airnya kering sehingga dia meninggal di sungai tersebut, sampai detik ini hasil penyelidikan dari POM tidak ada tembakan dalam bentuk ditubuhnya itu hasilnya dari penyidikan, sehingga prosesnya sampai sekarang akan dinaikkan Odmil” tutur Kolonel Inf Alim Bahri, Kapendam IM.

Sebelumnya, keluarga korban telah membuat laporan atas meninggalnya Sulaimansyah ke Subdenpom IM/ 1 langsa, dan meminta pendampingan hukum ke Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Banda Aceh.

Ayah korban, salat ibrahim meminta keadilan dan kasus kematian anaknya bisa benar benar terungkap.

Kepala Operasional LBH Banda Aceh, Muhammad Qodrat saat menggelar konfrensi pers bersama keluarga korban di Kantor LBH mengatakan, pihaknya akan terus mengawal kasus tersebut agar penyelidikan bisa berjalan independen.

“Kita akan mengawal kasus ini agar penyelidikan bisa dijalankan secara independen sebagaimana kronologis yang sebenarnya itu kami harap bisa dibuka ke publik karena pihak keluarga juga masih bertanya-tanya kenapa anaknya dianiaya hingga meninggal dunia, belum diketahui secara detail apa motifnya, tapi kita duga ini ada kaitannya dengan narkoba, informasi yang kita dapatkan saat ini sudah ada 10 anggota TNI yang diperiksa 3 diantaranya sudah ditetapkan sebagai tersangka” kata M Qodrat, Kepala Operasional LBH Banda Aceh.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini