Nagan Raya – Sejak selesainya pembangunan pasar modern tipe C pada 2017 di desa Ujong Pasie, kini, Jumat, 02 Juni 2021 dalam kondisi kosong tidak terurus, pasar yang terlihat sangat kokoh tersebut sudah terbengkalai selama 4 tahun. Selain itu, atap bangunan juga sudah mulai rusak.
Sekilas pembangunan pasar ini belum sepenuhnya selesai, terlihat dari lantai yang belum ditimbun sehingga lantai bangunan sudah ditumbuhi rumput liar.
Diketahui, pasar yang menghabiskan dana tugas pembantuan yang bersumber dari APBN sebesar 6 Miliar, serta Otsus tahun 2017 berjumlah 8,6 Milyar tersebut, mengalami kemacetan dalam pembangunan lanjutan.
Beralih ke bangunan utama, kondisi bangunan juga sudah dipenuhi semak belukar, pintu yang terbuat dari bahan kaca tersebut juga sudah pecah akibat ulah tangan tidak bertanggung jawab yang sengaja melempari kaca hingga rusak.
Kondisi yang sama juga terlihat dibagian dalam gedung, tempat yang harusnya menjadi proses pelelangan ikan masyarakat, namun tidak terpakai hingga saat ini.
Sekretaris Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi Kabupaten Nagan Raya, Jufri menyebutkan, pasar tersebut pernah difungsikan beberapa waktu lalu. Namun, karena masyarakat yang tidak mau mengakses pasar tersebut, mengakibatkan pasar itu tidak difungsikan lagi oleh masyarakat sekitar.
Jufri juga mengatakan, saat ini pihaknya sedang mengupayakan koordinasi dengan Dinas terkait, baik di daerah maupun ke provinsi untuk kembali memfungsikan pasar modern tersebut.
“Saat ini kami sedang mengkaji, termasuk berkoordinasi dengan beberapa SKPK (Satuan Kerja Perangkat Kabupaten) yang terkait, termasuk dengan dinas Provinsi,” ujar Jufri.
Jufri mengaku, bahwa ada beberapa pasar juga pernah terbengkalai di Nagan Raya, namun kini sudah dapat di fungsikan kembali oleh masyarakat.






