Pemulihan Ekonomi Aceh Jadi Fokus dalam Aceh Economic Forum 2026

Banda Aceh — Pujatv.com Bank Indonesia melalui Kantor Perwakilan Provinsi Aceh menggelar Aceh Economic Forum 2026 dalam rangka diseminasi Laporan Perekonomian Provinsi Aceh. Kegiatan ini berlangsung di Gedung AAC Dayan Dawood dengan mengusung tema “Percepatan Pemulihan Ekonomi Aceh Pascabencana di Tengah Ketidakpastian Global”.
Forum ini menghadirkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah pusat, daerah, hingga akademisi, guna merumuskan strategi pemulihan perekonomian di Aceh.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Aceh, T. Robby Irza, menyebutkan bahwa kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi dalam merumuskan langkah strategis, terutama dalam menghadapi tantangan ekonomi Aceh pascabencana.

Ia menjelaskan, tantangan utama perekonomian Aceh saat ini adalah dampak pascabencana. Namun berbagai upaya pemulihan terus dilakukan, termasuk dukungan dari berbagai pihak serta kebijakan pemerintah daerah seperti pemberian subsidi ongkos angkut untuk komoditas tertentu.
Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh, Agus Chusaini, berharap forum ini dapat menghasilkan solusi konkret dalam mempercepat pemulihan ekonomi. Ia menyebut salah satu usulan yang muncul adalah pembentukan badan khusus rehabilitasi dan rekonstruksi guna mempercepat proses pemulihan.

Sebagai bentuk dukungan, Bank Indonesia turut bahu membahu mendorong pemulihan melalui berbagai inisiatif, termasuk kajian penanaman komoditas seperti bawang merah dan cabai di wilayah terdampak bencana guna membuka peluang kerja bagi masyarakat.





