Pj Tinggal di Hotel Selama Berdinas, YARA: Ini Pemborosan

Aceh Barat – Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Perwakilan Aceh Barat mengaku terkejut dengan informasi tentang Penjabat Bupati Aceh Barat, Mahdi Efendi, yang selama ini tinggal dihotel dengan alasan pendapa Bupati sedang dalam masa rehab atau perbaikan.

Ketua YARA Perwakilan Aceh Barat, Hamdani, mengaku tinggalnya Pj Bupati Aceh Barat di hotel meski bersifat sementara telah mencederai perasaan masyarakat di Kabupaten itu.

Terlebih, kata dia, selama ini anggaran daerah yang minim. Namun Pj Bupati malah menghambur-hamburkan uang untuk sewa hotel.

“Sungguh tak diduga, harusnya menjadi contoh yang baik bagi masyarakat. Tapi malah memboroskan anggaran dengan tinggal dihotel, padahal ada Pendapa disini,” kata Ketua YARA Perwakilan Aceh Barat, Hamdani, kepada wartawan lewat rilisnya.

Menurutnya, di Aceh Barat memiliki dua Pendapa sebagai rumah dinas yang bisa ditempati bupati/wakil bupati akan tetapi yang direhab hanya satu Pendapa harusnya bisa menempati Pendapa yang masih layak dihuni.

“Setahu saya Pendapa yang di rehab itu yang di Ujung Karang, tapi kan ada Pendapa yang lain yang di Suneubok dan selama ini bisa ditempati. Bahkan pernah ditempati juga oleh bupati sebelumnya Ramli MS. Artinya itu masih bagus kok nggak tempati itu sementara sebelum pindah yang di ujung karang,” ucapnya.

Hamdani mengaku, tidak ditempatinya Pendapa yang berada di Desa Seuneubok, Kecamatan Johan Pahlawan menimbulkan tanda tanya baginya apakah bupati sebelumnya yakni Ramli MS belum pindah dari Pendapa tersebut sehingga Mahdi Efendi memilih tinggal di hotel hampir sebulan ini.

Ia juga mempertanyakan sikan Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) setempat yang terkesan membiarkan Pj Bupati menempati hotel selama hampir sebulan terakhir.

“Dewan mohon telusuri, apa ada mata anggaran selama kepala daerah berada di daerah sendiri dibenarkan tinggal di hotel. Jika tidak ini melanggar Qanun APBK,” imbuhnya.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments