Rekonstruksi Permanen Aceh Tunggu Pengesahan Presiden

Aceh Besar – Pujatv.com Pemulihan pascabencana di Aceh terus menunjukkan kemajuan signifikan. Namun, pelaksanaan rekonstruksi permanen masih menunggu pengesahan dari Presiden.
Kepala Posko Wilayah I Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Aceh, Safrizal ZA, menyampaikan hal tersebut dalam kegiatan media gathering bersama awak media di Aceh Besar.
Ia menegaskan, percepatan rehabilitasi terus dilakukan, dengan sejumlah aspek layanan publik yang kini hampir sepenuhnya pulih.

Pada sektor pelayanan pemerintahan, dari total 18 kabupaten/kota terdampak, sebanyak 10 wilayah telah kembali beroperasi normal.
Upaya pembersihan lumpur juga menunjukkan hasil signifikan, dengan capaian penanganan mencapai 92 persen. Sementara itu, lokasi yang masih tersisa terus dikoordinasikan dengan penyiapan alat berat dan sumber daya pendukung lainnya.
Di sektor infrastruktur, pembangunan jembatan darurat hampir rampung. TNI telah menyelesaikan 97 unit jembatan, sedangkan Polri telah mencapai 95 persen dari target.
Sektor kesehatan juga berangsur pulih. Seluruh 23 rumah sakit umum daerah (RSUD) dan 309 puskesmas telah kembali berfungsi penuh, sementara 99,6 persen puskesmas pembantu sudah beroperasi.
Di bidang pendidikan, sebanyak 3.120 sekolah terdampak kini telah kembali melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara normal.

Pada aspek hunian, pembangunan hunian sementara (huntara) telah mencapai 91 persen. Sementara itu, pembangunan hunian tetap (huntap) mulai direalisasikan dengan dukungan lintas lembaga.
Safrizal menekankan bahwa progres pemulihan ini bersifat dinamis, dengan data yang terus bergerak mengikuti kondisi di lapangan.
Pemerintah berharap, setelah tahapan rehabilitasi tuntas, proses rekonstruksi permanen dapat segera berjalan optimal setelah memperoleh pengesahan resmi dari Presiden.





