Lhokseumawe – Pujatvaceh.com – Beberapa waktu lalu, masyarakat Kota Lhokseumawe dihebohkan dengan beredarnya surat hasil laboratorium oleh Balai Veteriner Medan, terkait hasil uji sampel daging ayam di restoron makanan cepat saji KFC Lhokseumawe, yang dianggap mengandung bakteri berbahaya sehingga tidak layak konsumsi.

Merespon hal itu, Manager Communication KFC Pusat, Fikri Rahmad, memastikan bahwa produk makanan yang mereka hasilkan tetap berkualitas, aman dan nyaman untuk dikonsumsi bagi konsumen.

Hingga saat ini pihaknya masih mempelajari secara objektif, terkait surat pemberitahuan hasil uji laboratorium dari Dinas Kelautan Perikanan Pertanian dan Pangan (DKPPP) Kota Lhokseumawe yang sempat beradar di sejumlah jejaring sosial tersebut.

Sebelumnya pihak KFC mengaku belum pernah menerima isu tentang produk makanan yang mereka hasilkan tidak layak konsumsi, mengingat sejauh ini mereka tetap menjaga standar operasional. Pihak Kfc Lhokseumawe mengaku, beredarnya surat pemberitahuan tersebut tidak mempengaruhi dan mengurangi sektor penjualan mereka.

“Yang jelas kita sedang mempelajari lebih dalam, lebih detail, apapun permasalahannya apapun isunya selalu dari kami menanggapi dengan serius. Oleh karena itu kita mempelajari lebih objektif duduk perkaranya, permasalahan yang seperti apa, dan kita akan klarifikasi itu sampai kita ketemu dengan kondisi yang sebenarnya“ kata Fikri Rahmad, Manager Communication KFC Pusat.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments