LHOKSEUMAWE – PUJATVACEH.COM – Setelah menempati lokasi Balai Latihan Kerja selama beberapa bulan terakhir, akhirnya seratusan imigran Rohingya yang masih bertahan di Desa Meunasah Mee Kandang, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, mendapatkan shelter atau tempat penampungan baru yang diresmikan langsung oleh Walikota Lhokseumawe, Suadi Yahya, pada Rabu siang (24/2/2021).

Shelter tersebut dibangun atas kerjasama Komisioner Tinggi PBB untuk pengungsi, United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR), yang dibantu oleh Yayasan Kemanusiaan Muslim Indonesia, pemerintah daerah, dan sejumlah lembaga internasional maupun lokal lainnya.

Tempat penampungan ini memiliki tiga puluh unit shelter, satu ruang belajar, dua puluh delapan unit toilet, tempat olah raga, dan sejumlah fasilitas lainnya. Selain itu, para imigran rohingya ini juga mendapatkan fasilitas lain dari Palang Merah Indonesia.

Muhammad Rafki, selaku Assistant Protection Officer UNHCR mengatakan, saat ini imigran Rohingya yang masih bertahan di shelter ini berjumlah 107 orang.

“Saat ini kita memiliki 107 orang pengungsi Rohingya dan shalter ini dapat menampung lebih dari jumlah tersebut,” Kata Muhammad Rafki, Assistant Protection Officer UNHCR.

Kedepan pihaknya terus mencari solusi terkait kondisi seratusan imigran rohingya ini, seperti dapat berintegrasi dengan masyarakat lokal, hingga mencari solusi agar para imigran rohingya ini dapat diterima oleh negara pihak ketiga.

Sementara itu, Walikota Lhokseumawe, Suadi Yahya berharap, agara shelter baru ini dapat dijaga dengan baik sehingga bisa digunakan untuk keperluan jangka panjang.

“Shalter ini agar dijaga dengan baik, dan jika pihak UNHCR mau, kita bisa jadikan camp permanen” Harap Suadi Yahya, Walikota Lhokseumawe.

Dalam kesempatan itu, Walikota Lhokseumawe juga berharap agar pihak UNHCR maupun IOM,  untuk dapat melobi negara pihak ketiga untuk penanganan imigran Rohingya ini, karena dirinya melihat sejauh ini tidak ada kepastian dari pihak UNHCR terkait penanganan lanjutan seratusan imigran Rohingya yang masih bertahan di tempat penampungan tersebut.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini