Safrizal Tegaskan Penanganan Lumpur di Aceh Terus Berjalan, Bantah Isu Pemerintah Menyerah

Newspaper Theme

Terkininew
Berita terkini

Newspaper Theme

Safrizal Tegaskan Penanganan Lumpur di Aceh Terus Berjalan, Bantah Isu Pemerintah Menyerah

 

Banda Aceh — Pujatv.com Kepala Pos Komando Wilayah (Kaposwil) Aceh Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR), Safrizal ZA, menegaskan bahwa penanganan lumpur pascabanjir di Aceh masih terus berlangsung secara intensif. Ia sekaligus membantah narasi yang berkembang di media sosial yang menyebut pemerintah menyerah dalam proses penanganan tersebut.

Menurut Safrizal, pernyataan sebelumnya yang menyebut kondisi pekerjaan “berat” telah disalahartikan oleh sebagian pihak. Ia menegaskan bahwa istilah tersebut menggambarkan tantangan di lapangan yang membutuhkan kerja keras, bukan bentuk keputusasaan.

“Yang kami maksud berat adalah kerja keras yang harus dilakukan secara konsisten. Ini bukan pekerjaan instan, tetapi proses yang membutuhkan komitmen bersama untuk menuntaskan tanggung jawab,” ujarnya di Banda Aceh, Jumat (10/4).

Berdasarkan data Satgas PRR, dari total 519 lokasi terdampak di Aceh, sebanyak 480 lokasi telah berhasil dibersihkan sepenuhnya. Sementara 39 lokasi lainnya masih dalam tahap penanganan atau on-going, terutama di kawasan permukiman padat dengan kondisi drainase sempit yang memerlukan pengerjaan manual secara lebih rinci.

Untuk mempercepat proses tersebut, Satgas terus mengoptimalkan dukungan personel di sejumlah titik prioritas. Di wilayah Aceh Tamiang, misalnya, personel Praja IPDN dikerahkan untuk membantu percepatan pembersihan fasilitas publik dan lingkungan warga.

Selain itu, program Cash for Work (Padat Karya) Tahap II juga terus dilanjutkan dengan melibatkan masyarakat terdampak secara langsung. Di Pidie Jaya, tepatnya di Kecamatan Meureudu dan Meurah Dua, program ini melibatkan 392 peserta.

Safrizal merinci, kekuatan personel di wilayah tersebut terdiri dari 300 warga lokal, 80 personel Satpol PP dan BPBD, serta didukung 12 personel TNI/Polri. Program tahap pertama telah dilaksanakan pada 6–8 April, dan akan dilanjutkan kembali pada 14–17 April mendatang.

Ia menambahkan, keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam mempercepat pemulihan sekaligus memastikan dampak ekonomi langsung bagi warga terdampak.

Menutup keterangannya, Safrizal mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak utuh di media sosial. Ia memastikan bahwa seluruh infrastruktur vital, termasuk jalan nasional pada tahap pertama, telah rampung 100 persen sejak Januari lalu.

Saat ini, fokus pemerintah dan Satgas PRR diarahkan pada penyelesaian pembersihan lingkungan permukiman sebagai bagian dari tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi.

“Data yang kami sampaikan adalah fakta di lapangan. Kami akan terus bekerja hingga seluruh lokasi tuntas dan masyarakat dapat kembali beraktivitas secara normal,” pungkasnya.

Newspaper Theme

Demonstran Bentang Bendera Bulan Bintang Saat Desak Pemerintah Percepat Penanganan Bencana

Demonstran Bentang Bendera Bulan Bintang Saat Desak Pemerintah Percepat Penanganan Bencana Banda Aceh – Pujatv.com Aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Aceh, Jumat (3/7/2026),...

Pemulihan Banjir Dinilai Lamban, Massa Unjuk Rasa ke Kantor Gubernur Aceh

Pemulihan Banjir Dinilai Lamban, Massa Unjuk Rasa ke Kantor Gubernur Aceh Banda Aceh – Pujatv.com Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Aceh bersama perwakilan...

Ide Kreatif Warga Sulap Rawa Semak Belukar Jadi Taman Wisata Alam Edukatif

Ide Kreatif Warga Sulap Rawa Semak Belukar Jadi Taman Wisata Alam Edukatif Bener Meriah – Pujatv.com Kawasan rawa yang sebelumnya dipandang kumuh dan terbengkalai kini...

Warga Resmikan Pembukaan Jalan Tajuk Enang-Enang Hasil Swadaya Masyarakat

Warga Resmikan Pembukaan Jalan Tajuk Enang-Enang Hasil Swadaya Masyarakat Bener Meriah – Pujatv.com Ratusan warga memadati kawasan Tajuk Enang-Enang, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener...

POPULERnew
Berita terpopuler