LHOKSEUMAWE – PUJATVACEH – Upaya penyeludupan satu kilogram narkotika jenis sabu melalui Bandara Malikussaleh Aceh Utara yang dilakukan oleh seorang pemuda inisial V-S dan seorang wanita paruh baya inisial H, asal Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, berhasil digagalkan oleh petugas bandara setelah melakukan pemeriksaan sinar X-ray.

Kedua pelaku menyimpan barang haram tersebut didalam koper yang mereka bawa, untuk melakukan perjalanan ke Bandara Kualanamu Medan, Sumatera Utara. Setelah diamankan pihak bandara, kedua pelaku kemudian diserahkan kepada  Satresnarkoba Polres Lhokseumawe.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto, saat melakukan konferensi pers pada senin sore (21/12) mengatakan, hasil pengembangan dari kedua tersangka, pihak kepolisian kembali mendapatkan sebanyak enam belas gram narkotika jenis sabu, di rumah tersangka V-S di Desa Beunyot, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen.

Sabu tersebut rencananya akan diseludupkan ke Jakarta melalui Bandara Malikussaleh Aceh Utara, kemudian Bandara Kualanamu, Medan, Sumatera Utara, dan berakhir di Bandara Soekarno Hatta.

“Kami mencurigai narkoba tersebut akan dikembangkan melalui jaringan yang ada di dalam lapas  disalah satu provinsi, untuk hal ini kami kepolisian terus melakukan pengembangan lebih lanjut, terkait dari mana barang tersebut didapatkan” ujarnnya.

Dari hasil pemeriksaan, mereka mengaku tergiur dengan upah yang diberikan sebesar lima belas juta rupiah, jika berhasil menyeludupkan barang haram tersebut ke Jakarta.

Atas perbuatannya itu, kedua pelaku dijerat dengan Pasal 114 Ayat 2 Juntho Pasal 112 Ayat 2, Undang-Undang Republik Indonesia nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal penjara seumur hidup ataupun hukuman mati.

Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments