Stok BBM Indonesia Cukup untuk 23 Hari, Pemerintah Akan Bangun Storage Baru

Jakarta – Pujatv.com Stok bahan bakar minyak (BBM) nasional saat ini dipastikan masih dalam kondisi aman. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menyebut cadangan energi Indonesia saat ini cukup untuk memenuhi kebutuhan sekitar 23 hari ke depan.
Hal tersebut disampaikan Bahlil di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta sebelum mengikuti rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto, Rabu (4/2/2026).
Bahlil menjelaskan, kapasitas penyimpanan BBM nasional saat ini memang terbatas dan tidak melebihi 25 hari. Berdasarkan data Dewan Energi Nasional (DEN), cadangan energi Indonesia berada di kisaran 23 hari, masih berada di atas standar minimum nasional yang berada pada rentang 20 hingga 21 hari.

Menurutnya, keterbatasan tersebut bukan disebabkan oleh ketidakmampuan pemerintah dalam menyediakan pasokan energi, melainkan karena kapasitas penyimpanan atau storage BBM yang tersedia saat ini masih terbatas.
Untuk memperkuat ketahanan energi nasional, Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan agar pembangunan fasilitas penyimpanan BBM baru segera dilakukan, khususnya di wilayah Sumatera.

Selain itu, pemerintah juga mengantisipasi dampak konflik di kawasan Timur Tengah yang berpotensi mengganggu jalur distribusi energi global, termasuk jika terjadi gangguan pelayaran di Selat Hormuz. Untuk mengamankan pasokan BBM dalam negeri, pemerintah mempertimbangkan opsi pembelian minyak dari Amerika Serikat agar kebutuhan energi nasional tetap terpenuhi.





