Bireuen – Pujatvaceh.com – Untuk mengatasi melonjaknya harga berbagai jenis sembako, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen menggelar pasar murah di empat lokasi, dalam Kabupaten Bireuen, di Kota Juang Bireuen merupakan hari terakhir, seharusnya pasar murah ini di laksanakan mulai tanggal 26 maret 2022 kemarin, namun tertunda akibat stok minyak goreng kosong.

Pemkab Bireuen melalui Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan Ukm), pada hari terakhir menggelar pasar murah di halaman sebelah barat pendopo Bupati Bireuen.

Pasar murah tersebut mulai dibuka sejak pukul 08.00 WIB namun masyarakat sudah mulai antrian sejak pukul 07.30 WIB. Mayoritas mereka yang antrian di pasar murah tersebut adalah ibu-ibu rumah tangga, terlihat juga beberapa laki-laki dewasa yang ikut antrian untuk membeli sembako yang dijual di pasar murah tersebut.

Adapun harga kelima jenis sembako yang dijual di pasar murah itu, masing-masing beras 10 kg dijual Rp 85.000 per sak, gula pasir putih Rp 25.000 per 2 kg, minyak goreng Rp 45.000 per 2 liter, tepung Rp 8.500 per 1 kg dan telur rp 35.000 per papan (30 butir).

“Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 26 Maret 2022, jadi terkendala stok dari Bulog sendiri ini mungkin terkait dengan ketersediaan minyak goreng. Besok benar-benar moment kita menyambut bulan ramadhan kita harapkan apa yang dibeli oleh masyarakat hari ini bisa membantu mereka dalam memenuhi pangan di bulan suci ramadhan kita juga berharap kedepan mungkin dari pihak provinsi dapat lebih banyak mengalokasikan ke kabupaten Bireuen mengingat dulu termasuk daerah merah otomatis pergerakan ekonomi masyarakat agak sedikit tersendat” Ujar Anizar, Kabid Perdagangan Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi dan Ukm Kabupaten Bireuen

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments