Foto : Shekhy, Koordinator Aksi

BANDA ACEH – PUJATVACEH.COM – Rencana aksi Syekhy CS pada 26 Maret batal dilaksanakan, namun pada tanggal tersebut aksi pun terjadi di Meuligoe Wali Nanggroe dan Lhokseumawe, sehingga nama Syekhy CS pun ikut terseret dalam pelaksanaan aksi unjuk rasa itu.

Seperti diberitakan sebelumnya, rencana aksi Syekhy CS pada tanggal 26 Maret batal dilaksanakan,  mengingat pandemi covid-19 masih belum reda di Aceh.

Namun pada tanggal yang telah ditetapkan,  terjadi aksi unjuk rasa di dua tempat berbeda, yakni di depan gedung Meuligoe Wali Nanggroe Banda Aceh serta konvoi bendera bulan bintang di Kota Lhokseumawe.

Tak ayal nama Syekhy CS pun ikut terseret, bahwa tudingan aksi tersebut terlaksana oleh galangan massa Syekhy pun disebut-sebut.

Sufaini Usman alias Syekhy mengatakan, tidak mengetahui prihal adanya dua aksi yang menghebohkan itu, Syekhy mengaku pada tanggal kejadian dirinya sedang diamankan oleh pihak kepolisian di Mapolda Aceh.  Syekhy membantah bahwa aksi tersebut merupakan massa galangannya.

“Saya tidak tahu itu perihal aksi di Meuligoe ataupun di Lhokseumawe, tanggal 26 itu saya sedang di Mapolda Aceh,”terang Shekhy.

Sebelumnya Syekhy mengatakan, tertundanya aksi pada tanggal 26 Maret  yang sudah sempat beredar dikalangan publik, diakibatkan karena wabah pandemi covid-19 yang masih belum mereda di Aceh, namun jika sewaktu-waktu status darurat covid-19 di cabut di Aceh, Syekhy CS akan tetap melanjutkan aksi yang untuk melengserkan Wali Nanggroe dan ketua KPA.

Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments