Wamenag Harap PTKIN Jadi Garda Depan Jaga Moderasi dan Persatuan Bangsa

Banda Aceh – Pujatv.com : Wakil Menteri Agama Republik Indonesia, Dr. KH. Romo R. Muhammad Syafi’i, menegaskan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) bukan hanya lembaga pencetak sarjana, tetapi juga benteng intelektual bangsa. Hal itu disampaikan dalam kuliah umum bertajuk Strategi Pengembangan PTKIN Perspektif Asta Cita Prabowo–Gibran, di Auditorium UIN Ar-Raniry, Banda Aceh.
Romo Syafi’i menjelaskan, PTKIN berperan penting dalam menjaga moderasi beragama, mencegah radikalisme, serta memperkuat pertahanan sosial dan ideologi bangsa.

Menurutnya, ketahanan nasional tidak lagi sekadar bergantung pada kekuatan militer, melainkan juga pada kualitas sosial, pendidikan, dan intelektual masyarakat.
Ia mengapresiasi capaian PTKIN yang kian maju, dari 27 kampus berakreditasi unggul, 19 berstatus Badan Layanan Umum (BLU), hingga prestasi riset dosen yang masuk daftar top 2% scientist worldwide versi Stanford University.
UIN Ar-Raniry sendiri tercatat memiliki jurnal bereputasi internasional, termasuk Jurnal El-Usrah yang dinobatkan terbaik di Asia untuk bidang antropologi.

Wamenag juga menyinggung perhatian Presiden Prabowo terhadap dunia pendidikan melalui program Sekolah Rakyat, pemeriksaan kesehatan gratis, makan bergizi gratis, hingga peningkatan kesejahteraan guru dan dosen.
Ia menegaskan, alokasi pendidikan dalam APBN 2025 menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah Indonesia.
Forum ini diharapkan dapat memperkuat peran PTKIN dalam melahirkan generasi moderat, berkarakter, dan siap menjaga keutuhan bangsa.





