Terkendala Surat Tanah, Pembangunan SDN Sarah Gala Belum Dimulai

Newspaper Theme

Terkininew
Berita terkini

Newspaper Theme

Terkendala Surat Tanah, Pembangunan SDN Sarah Gala Belum Dimulai

Aceh Timur – Pujatv.com Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky bersama rombongan meninjau lokasi pembangunan SD Negeri Sarah Gala di Gampong Sahraja, Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur.

Sebelumnya, masyarakat setempat bersama relawan dari Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) Aceh telah memberikan bantuan dana untuk membangun ruang kelas darurat agar proses belajar mengajar tetap berlangsung setelah sekolah tersebut rusak akibat banjir yang melanda tujuh bulan lalu.

Selain dukungan dari masyarakat, Pemerintah Kabupaten Aceh Timur juga telah mengalokasikan anggaran pembangunan sekolah melalui program revitalisasi sekolah.

Namun, pembangunan gedung sekolah secara permanen hingga kini belum dapat dimulai karena terkendala legalitas lahan. Dokumen kepemilikan tanah yang menjadi syarat pelaksanaan proyek belum diserahkan, sehingga proses pembangunan masih tertunda.

Bupati Iskandar Usman Al-Farlaky mengatakan anggaran pembangunan telah tersedia. Ia berharap dokumen kepemilikan tanah dapat segera diselesaikan agar pembangunan sekolah permanen dapat segera dimulai.

Sebagai solusi sementara, Pemerintah Kabupaten Aceh Timur akan membangun ruang kelas darurat agar kegiatan belajar mengajar tetap berjalan. Fasilitas yang akan dibangun meliputi empat ruang kelas di Dusun Rantau Panjang Rubek, lima ruang kelas di Dusun Sarah Gala, serta satu unit rumah guru.

Bupati menegaskan seluruh pembangunan dalam program revitalisasi sekolah akan diawasi agar berjalan sesuai ketentuan dan ditargetkan rampung pada akhir tahun 2026 sehingga para siswa dapat kembali belajar dengan lebih nyaman.

Sementara itu, salah seorang guru menyampaikan apresiasi atas perhatian Bupati Aceh Timur dan Dinas Pendidikan Aceh Timur terhadap kondisi sekolah. Ia berharap pembangunan gedung permanen dapat segera direalisasikan.

Menurutnya, selama ini para siswa masih mengikuti proses belajar mengajar di tenda darurat. Kondisi yang panas membuat anak-anak hanya mampu bertahan belajar sekitar dua jam setiap harinya.

Pihak sekolah juga berharap pemerintah dapat membantu penyediaan mobiler dan sarana belajar mengajar yang memadai agar proses pendidikan dapat kembali berjalan secara optimal.

Tonton video selengkapna di link berikut!

Newspaper Theme

Rudapaksa Gadis Disabilitas, “Apa Ki” Terancam 240 Kali Cambuk dan 20 Tahun Penjara

Rudapaksa Gadis Disabilitas, "Apa Ki" Terancam 240 Kali Cambuk dan 20 Tahun Penjara Lhokseumawe – Pujatv.com Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lhokseumawe berhasil menangkap MZ...

BP3MI Aceh Ungkap Maraknya Pekerja Migran Nonprosedural

BP3MI Aceh Ungkap Maraknya Pekerja Migran Nonprosedural Banda Aceh – Pujatv.com Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Aceh mengungkap masih maraknya praktik pemberangkatan pekerja...

Enam Bulan, Polda Aceh Ungkap Ratusan Kasus Kriminal, Curanmor Masih Mendominasi

Enam Bulan, Polda Aceh Ungkap Ratusan Kasus Kriminal, Curanmor Masih Mendominasi Banda Aceh - Pujatv.com Polda Aceh melalui Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) dan Direktorat...

Aparat Gabungan Gagalkan Penyelundupan 325 Kg Sabu di Lhokseumawe, Dua Kurir Ditangkap

Aparat Gabungan Gagalkan Penyelundupan 325 Kg Sabu di Lhokseumawe, Dua Kurir Ditangkap Lhokseumawe - Pujatv.com Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri bersama Kantor Wilayah Bea...

POPULERnew
Berita terpopuler