Banda AcehPujatvaceh.com – Kasus terkonfirmasi virus Covid-19 dan jumlah pasien dalam perawatan di rumah sakit rujukan Covid-19 masih terjadi, mengakibatkan permintaan tabung oksigen di Kabupaten Kota di Aceh mengalami peningkatan. Meski ketersediaan terkendali, IDI ingatkan Pemerintah Aceh agar tidak lengah dalam hal penanggulangan Covid-19 di Aceh.

Pusat pengisian ulang oksigen di Banda Aceh di tengah melonjaknya kasus Covid-19 masih berjalan normal, semua kebutuhan oksigen untuk rumah sakit, klinik dan rumah sakit rujukan Covid-19 di sejumlah Kabupaten Kota di Aceh masih terkendali. .

Pemilik usaha depot pengisian ulang oksigen mengaku, peningkatan permintaan terjadi sejak memasuki bulan ramadan kemarin hingga sekarang. Peningkatan permintaan itu berasal dari rumah sakit rujukan Covid-19 di Aceh, namun tetap terkendali.

Pemilik depot pengisian oksigen pun saat ini telah siaga guna menjaga ketersediaan oksigen untuk rumah sakit, jika kasus Covid-19 melonjak seperti di beberapa wilayah di Indonesia.

Seperti Gudang Depot Pengisian Ulang Oksigen Desa Lambhuk merupakan satu-satunya tempat pengisian oksigen yang berada di Kota Banda Aceh. Dan depot ini melayani sejumlah klinik dan 7 Rumah Sakit di Kabupaten Kota di Aceh.

“Di toko kita juga melayani pasien 24 jam. Jadi, jangan khawatir kita terbuka 24 jam,” ujar Soentoro, Pemilik Usaha Depot Pengisian Oksigen.

Meski stok ketersediaan oksigen terkendali, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Aceh, dr. Safrizal Rahman mengingatkan Pemerintah Aceh terkait antisipasi kelangkaan oksigen yang terjadi di Pulau Jawa, mengingat saat ini Aceh masih bergantung kepada Sumatra Utara dalam hal pemasokan oksigen ke sejumlah Rumah Sakit di Aceh.

Untuk mengantisipasi kelangkaan oksigen pemerintah bisa menggandeng universitas yang ada di Aceh untuk memproduksi oksigen, dikarenakan selama Pandemi Covid-19 merebak di Aceh. Satu rumah sakit saja memerlukan seribu liter lebih oksigen per hari, Sehingga rawan terjadinya kelangkaan oksigen.

“Yang terjadi di Jawa hari ini itu sebenarnya peringatan bagi kita di luar Jawa termasuk Aceh untuk bersiap-siap, kemungkinan-kemungkinan itu bisa saja terjadi,” ujar dr. Safrizal Rahman selaku Ketua IDI Aceh, Pada Sabtu, 10 Juli 2021.

Meski belum terjadi kelangkaan oksigen di Aceh, namun saat awal pandemi Covid-19 menyerang Aceh, rumah sakit sempat kelabakan dalam hal pemenuhan oksigen. Semoga kejadian di Pulau Jawa bisa menjadi Warning untuk Pemerintah Aceh.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini