Lhokseumawe – Pujatvaceh.com –  Gelombang tinggi yang melanda perairan Lhokseumawe sejak beberapa hari terakhir nyaris memakan korban. perahu yang ditumpangi delapan nelayan asal Desa Ujong Blang, Kecamatan Banda Sakti, dihantam gelombang tinggi hingga membuat mereka terhempas ke laut, di sekitar lima belas mil dari pesisir pantai Lhokseumawe, pada Minggu siang.

Muhammad Yakop, Ketua Pelaksana Harian SAR Kota Lhokseumawe, menyampaikan, saat kejadian itu ombak di lokasi kejadian mencapai 4,1 meter lebih. Sehingga ketika dihantam ombak, kapal  langsung terbalik dan membuat delapan nelayan tersebut terhempas ke laut hingga nyaris tenggelam.

Beruntung tiga orang nelayan diantaranya, langsung dievakusi ke kapal nelayan lain yang saat itu berada di sekitar lokasi kejadian. Sedangkan sisanya, berusaha menyelamatkan diri dengan pelampung yang tersedia di kapal sambil menunggu bantuan dari kapal lain.

Setelah terombang ambil selama dua jam, kedelapan nelayan dan kapal yang dihantam gelombang tersebut berhasil dievakuasi ke daratan, sekitar pukul 21:00 WIB oleh para nelayan dan petugas SAR Kota Lhokseumawe. Proses evakuasi terhambat lantaran kondisi cuaca yang buruk.

Akibat kejadian itu, lima orang nelayan terpaksa dilarikan kerumah sakit lantaran kondisi mereka yang terlalu lama terombang ambing di tengah laut. Meski para nelayan ini selamat, namun perahu beserta alat tangkap yang mereka gunakan rusak parah.

“Ketika sore kami mendapat laporan dari Panglima Laot bahwa ada boat nelayan tengelam karena terbalik di hantam oleh ombak, yang ketinggiannya kurang lebih 4,1 meter. Mereka sedang melepaskan jaring, kemungkinan boat sedang berat di sebelah kiri kemudian datang ombak dari sebelah kanan lalu di hantam oleh ombak dan terbalik. Ketika terbalik ada anak anak 4 orang ketika boat nelayan lain mereka diselamatkan dan yang lain mereka bergantung pada pelampung” Ujar Muhammad Yakop, Ketua Pelaksana Harian SAR Lhokseumawe

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments