Akses Jalan Utama Masih Terputus di Pantan Kemuning Pasca Banjir Bandang

Bener meriah – Pujatv.com Dua bulan pascabanjir bandang dan tanah longsor, kondisi Desa Pantan Kemuning, Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah, masih memprihatinkan. Hingga kini, akses jalan utama di desa tersebut belum pulih dan masih sulit dilalui warga.
Jalan utama yang menghubungkan antardusun di Desa Pantan Kemuning masih mengalami kerusakan parah. Sejumlah titik jalan dilaporkan ambles akibat tergerus banjir bandang yang terjadi pada November tahun lalu, sehingga kendaraan belum dapat melintas dengan normal.

Akibat terputusnya akses jalan, warga terpaksa berjalan kaki hingga puluhan kilometer untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. Kondisi ini semakin menyulitkan aktivitas masyarakat, terutama bagi warga lanjut usia dan anak-anak.
Pelayanan medis di desa tersebut juga belum berjalan optimal. Tim medis terpaksa menerapkan sistem jemput bola dengan mendatangi posko pengungsian, lantaran kondisi jalan yang rusak dan belum diperbaiki membuat kendaraan sulit menjangkau permukiman warga.
Saat ini, warga Desa Pantan Kemuning masih bergotong royong bersama Babinsa Koramil 03 Timang Gajah untuk membuka kembali akses jalan yang ambles. Upaya perbaikan dilakukan secara manual dengan menggunakan peralatan seadanya.

Suryana, salah seorang korban banjir, menceritakan bahwa banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi dua bulan lalu tidak hanya memutus akses jalan dan jembatan di desanya, tetapi juga menenggelamkan permukiman warga, tempat ibadah, balai pengajian, serta sejumlah fasilitas umum lainnya.
Kini, warga Desa Pantan Kemuning berharap pemerintah dapat segera memberikan bantuan dan mempercepat pemulihan infrastruktur serta perekonomian masyarakat terdampak, agar mereka dapat bangkit dan kembali menjalani kehidupan normal pascabencana.





