Aceh Utara – Pujatvaceh.com – Kekosongan alat cartridge untuk swab pasien yang diduga terpapar Covid-19, di Rumah Sakit Umum Cut Meutia Aceh Utara, yang merupakan rumah sakit rujukan pasien Covid-19, telah terjadi sejak 2 bulan terakhir.
Sejauh pihak rumah sakit milik pemerintah Kabupaten Aceh Utara itu, mengirimkan sampel pasien ke Rumah Sakit TNI AD atau Kesrem Lhokseumawe. Namun karena Rumah Sakit Kesrem Lhokseumawe memiliki antrian yang cukup lama, petugas medis di rumah sakit itu terpaksa mengirimkan sample pasien ke Laboratorium Kesehatan Daerah yang ada di Banda Aceh melalui jasa pengiriman.
Humas Rumah Sakit Umum Cut Mutia, Jalaluddin menyebutkan bahwa pihaknya telah melaporkan kekosongan alat cartridge kepada Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, melalui Dinas Kesehatan Provinsi Aceh sejak 2 bulan terakhir, namun hingga saat ini belum dikirim.
“Sejak 2 bulan yang lalu kita sudah kehabisan stok cartridge, untuk pemeriksaan swab di rumah sakit kita ambil swab, lalu sore hari kita kirim ke Laboratorium Kesehatan Daerah Di Banda Aceh. Pada awalnya kita kirim ke RS Kesrem namun disana juga banyak antrian, ” ungkapnya.
Jika alat cartridge tersedia di rumah sakit tersebut, pihaknya hanya membutuhkan waktu 2-6 jam untuk mengetahui hasil. Namun saat ini, pihaknya harus menunggu 2-3 hari, untuk mengetahui pasien yang menjalani uji swab terpapar Covid-19 atau tidak.






