Antrean panjang BBM di Aceh Tengah dan Bener Meriah

Aceh Tengah – Pujatv.com : Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM), jenis solar dan pertalite subsidi, kembali terjadi di sejumlah daerah, di antaranya di Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah.
Akibatnya, antrean panjang kendaraan roda dua maupun roda empat terlihat mengular di hampir semua SPBU yang masih memiliki stok.
Situasi ini menimbulkan keresahan di masyarakat dan mengganggu aktivitas perekonomian warga.
Pantauan jurnalis Puja TV di salah satu SPBU di Kota Takengon dan Bener Meriah, Provinsi Aceh, menunjukkan antrean kendaraan masih terlihat panjang, bahkan hingga keluar dari area SPBU hingga ke badan jalan.
Antrean ini didominasi oleh kendaraan roda empat yang sudah mengantre berjam-jam lamanya.

Beberapa pengendara juga mengaku sudah mengantre berjam-jam demi mendapatkan jatah pengisian BBM. Salah satu pengendara di Kota Takengon, Adi, mengaku bahwa dirinya selama dua jam lebih mengantre BBM. Dirinya mengatakan selama ini setiap mengisi BBM selalu mengantre cukup lama.
Adi juga menambahkan, dirinya cukup kesulitan saat melakukan pengisian BBM untuk kendaraannya.
Dirinya berharap, ke depannya BBM ini diperlancar agar setiap melakukan pengisian BBM tidak mengantre cukup lama.
Sementara itu, antrean panjang juga terjadi di wilayah Kabupaten Bener Meriah yang didominasi kendaraan roda empat.
Antrean sering terjadi pada pagi hari saat masyarakat mengawali aktivitas. Eriadi, pengendara roda empat, mengatakan bahwa dirinya sudah tiga jam lamanya mengantre pengisian BBM jenis solar. Dirinya menyebutkan bahwa selama ini sangat kesulitan saat melakukan pengisian BBM.
Eriadi menambahkan, dirinya sering mengantre beberapa jam, namun tidak mendapatkan BBM karena sudah kehabisan.

Hal ini terjadi di semua provinsi di Aceh. Dirinya berharap hal ini tidak kembali terjadi, apabila mengantre stok minyak jangan dibatasi.
Salah satu pengelola SPBU menyatakan bahwa stok kuota BBM yang mereka terima berkurang dari pasokan normal, keterlambatan bongkar minyak di depot akibat terkendala cuaca, sementara permintaan konsumen tetap tinggi.
Kondisi antrean BBM yang panjang di berbagai daerah ini mendesak pemerintah dan Pertamina untuk segera mengambil langkah solutif. Masyarakat berharap agar distribusi BBM dapat kembali lancar sehingga aktivitas harian dan roda perekonomian tidak terganggu.





