ACEH BARAT – PUJATVACEHCOM – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat mengeluarkan surat edaran nomor 800/187 yang ditandatangani pada 17 Februari 2021 lalu terkait pelarangan bermain game online bagi seluruh ASN dan tenaga honorer di ruang lingkup pemerintah setempat.

Terkait pelarangan bermain game online itu selain haram dalam hukum agama, juga menyebabkan produktifitas kinerja para pegawai sangat menurun, tidak disiplin, dan kurangnya prestasi akibat kelalaian bermain game.

Kabag Hukum Sekdakab Aceh Barat menuturkan, bagi setiap pegawai baik ASN maupun tanaga honorer yang kedapatan sedang bermain game online, akan diberikan sanksi tegas berupa penurunan pangkat serta pemotongan gaji. Hal tersebut dianggap melanggar peraturan pemerintah nomor 53 tahun 2010 tentang disiplin pegawai negeri sipil atau PNS.

Dalam Qanun Jinayat nomor 6 tahun 2014, tentang Pelanggaran Syariat Islam dan Qanun nomor 13 tahun 2013 tentang Maisir yang saat ini berlaku di Aceh .Pelaku tak hanya dapat di hukum cambuk, bahkan juga dapat diberikan sanksi hukum pidana.

“Menyangkut dengan ASN yang bermain game judi harus dibuat Pebup sesuai dengan surat edaran yang mengacu pada undang-undang

Saat ini, Pemerintah Aceh Barat sedang merumuskan dan menyusun regulasi teknis terkait sanksi pelanggar, serta membentuk tim pengawasan dan pemantauan di setiap SKPK dan kantor lingkup pemerintah setempat .

Surat edaran bupati aceh barat terkait pelarangan bermain game online, tak hanya diserukan untuk asn dan tenaga honorer saja.  himbauan tersebut juga berlaku bagi seluruh masyarakat kabupaten setempat agar tidak bermain game online yang berbau perjudian.

Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments