Mariana Yacob, salah satu korban kebakaran rumah di Dusun B Desa Batupat Timur, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe pada Jum’at (23/4)

Lhokseumawe- PUJATVACEH- Kebakaran yang melanda Dusun B Desa Batupat Timur, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe pada Jum’at malam kemarin menyisakan kesedihan yang mendalam bagi para korban seperti yang dialami oleh Mariana Yacob.  Janda satu anak ini harus merelakan seluruh harta bendanya dilalap si jago merah. Tak ada benda berharga yang bisa diselamatkan selain pakaian yang melekat dibadannya. Ia terus berupaya mencari barang yang bisa di selamatkan dengan cara mengais puing yang tersisa.

Namun hasilnya  nihil, lantaran seluruh harta benda yang dimiliki oleh Mariana ludes dilalap api. Dirinya mengetahui rumahnya terbakar setelah diberitahukan oleh salah seorang tetangga yang mendatangi warung kopi tempat dirinya mencari nafkah, untuk menghidupi anaknya yang masih duduk dibangku sekolah dasar.

Setelah mengetahui informasi tersebut, wanita paruh baya itu langsung bergegas pulang untuk menyelamatkan harta benda miliknya. Namun upaya itu sia-sia, lantaran api semakin membesar dan membakar seisi rumah hingga menjalar kerumah lainnya. Mariana mengaku semua harta benda di dalam rumah peninggalan mendiang suaminya itu tidak bisa diselamatkan.

Selain Mariana Yacob, kondisi yang sama juga dialami oleh korban kebakaran lain bernama  Baharuddin. Menurutnya, kebakaran yang terjadi saat warga sedang melaksanakan ibadah shalat tarawih itu berlangsung begitu cepat sehingga mereka tidak bisa menyelamatkan harta bendanya. Tak hanya kehilangan harta benda, anak mereka pun tak bisa bersekolah lantaran seragam dan alat tulisnya sudah menjadi abu.

Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 21:30 WIB menghanguskan 12 rumah warga dan membuat sebanyak 48 jiwa saat ini terpaksa mengungsi ke posko darurat yang disediakan oleh para relawan setempat.

Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments