Aceh Timur – Pujatvaceh.com – Satu unit dam truk angkutan buah sawit milik PTPN 3 Julok Rayeuk Selatan jatuh ke sungai  saat melewati jembatan darurat Desa Alue Ie Mirah, Kecamatan Indra Makmu, Kabupaten Aceh Timur. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, namun kendaraan mengalami rusak serius dan sulit untuk dievakuasi.

Ketua Forum Keuchik Kecamatan Indra Makmu, Sabidin saat meninjau langsung ke lokasi kejadian mengatakan, jembatan tersebut memang sudah tidak layak untuk dilewati kendaraan roda empat karena jembatan sudah rusak berat akibat hantaman banjir tahun lalu.

Kini, jembatan tersebut dijadikan sebagai jembatan darurat oleh perusahaan sawit untuk mengangkut tandan buah segar dengan cara menimbun tanah di atas jembatan yang patah hingga mengalami penyempitan badan jembatan yang mengakibatkan rawan kecelakaan bagi kendaraan roda empat maupun roda dua.

Untuk menimalisir insiden serupa, Forum Geuchik Indra Makmu berharap kepada pemerintah untuk segera membangun kembali jembatan tersebut secara utuh. Lantaran jalur tersebut merupakan akses penghubung antar Kecamatan Indra Makmu dan Nurussalam arah ke pusat Pemerintah Kabupaten Aceh Timur.

“Menurut kita lihat, titik ini memang tidak layak untuk mobil pengangkutan berat dan kedepannya dimohon bantuan atau perhatian pemerintah untuk dibuat permanen, karena setelah dihantam banjir beberapa waktu lalu kondisinya sudah rusak,” ujar Sabidin.

Sementara itu, Camat Kecamatan Indra Makmu, Russamin di lokasi yang sama mengatakan, terkait kerusakan jembatan tersebut sudah dilaporkan kepada pemerintah kabupaten. Bahkan menurutnya, pihaknya sudah mengusulkan melalui Musrembang untuk pembangunan jembatan tersebut secara permanen.

“Pada dasarnya jembatan ini lama sudah rusak dihantam banjir dan kami sudah berupaya membahas perbaikan jalur ini di musrembang beberapa waktu lalu. Kami juga mengharapkan agar jembatan ini segera dilakukan perbaikan maupun pembangunan yang baru,” ucap Russamin.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments