Dampak Bencana, Warga Aceh Berpotensi Ramai-Ramai Kerja ke Luar Negeri

Banda Aceh – Pujatv.com : Kepala Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Aceh, Siti Rolijah, menyatakan bahwa dampak bencana berpotensi meningkatkan minat masyarakat Aceh untuk bekerja ke luar negeri. Kondisi tersebut dipicu oleh banyaknya sektor pekerjaan yang terdampak, sehingga sebagian masyarakat kehilangan mata pencaharian.
Saat ini pihaknya telah menyampaikan situasi tersebut dalam rapat pimpinan di tingkat pusat. Sebagai bentuk dukungan, BP3MI mengalokasikan 100 kuota pelatihan peningkatan kapasitas Pekerja Migran Indonesia (PMI) bagi warga Aceh pada tahun 2026 mendatang.

Siti juga menjelaskan, BP3MI Aceh akan menggandeng dinas yang membidangi ketenagakerjaan di tingkat provinsi, kabupaten/kota, hingga pemerintah gampong atau desa. Langkah ini dilakukan untuk mencegah adanya pihak-pihak yang memanfaatkan kondisi sulit masyarakat pasca bencana.
Siti menerangkan bahwa pemerintah akan sangat kesulitan melakukan pengawasan dan perlindungan terhadap pekerja migran yang berangkat secara ilegal. Oleh karena itu, BP3MI mengimbau masyarakat Aceh agar bekerja ke luar negeri melalui jalur resmi, terencana, dan sesuai prosedur pemerintah.

BP3MI Aceh juga menekankan pentingnya peningkatan edukasi dan penyebaran informasi yang komprehensif kepada masyarakat, khususnya di daerah terdampak bencana di Aceh dan wilayah Sumatra lainnya.
Selain itu, BP3MI mengimbau pemerintah, khususnya dinas yang membidangi ketenagakerjaan, untuk memperkuat pelaksanaan tugas di sektor ketenagakerjaan. Hal ini penting karena masyarakat sangat membutuhkan penghasilan melalui kesempatan kerja.
Di samping itu, apabila kondisi daerah masih membutuhkan waktu untuk pemulihan, bekerja ke luar negeri dapat menjadi alternatif, selama dilakukan secara legal dan prosedural.





