Banda Aceh – Pujatvaceh.com – Ratusan mahasiswa dari Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh menggelar aksi demonstrasi tolak kenaikan harga bahan bakar minyak. Massa aksi yang berjumlah ratusan ini awalnya melakukan aksi longmarch dari Tugu Simpang Lima menuju gedung dewan rakyat di Bilangan Jalan Daud Beureueh.

Usai melakukan orasi di halaman gedung dewan, kemudian massa aksi memaksa masuk ke dalam gedung DPR Aceh untuk menjumpai wakil rakyat. Namun sempat terjadi penghadangan oleh anggota pengamanan dari kepolisian, hingga aksi saling dorongpun terjadi di depan pintu utama Ruang Sidang Paripurna DPR Aceh. Akhirnya massa aksi berhasil masuk ke dalam Ruang Sidang Paripurna dan duduk di kursi dewan.

Tak lama kemudian, massa aksi ditemui oleh sejumlah pimpinan dan anggota DPRA, satu persatu aspirasi mereka disampaikan di hadapan anggota dewan dan pimpinan.

Ketua DPR Aceh, Saiful Bahri yang hadir menemui mahasiswa itu mendengar seluruh tuntutan yang disampaikan dan merespon semua tuntutan para pendemo dan selanjutnya akan berkoordinasi dan mencari solusi terbaik atas kenaikan BBM.

“Apa yang menjadi tuntutan kalian para mahasiswa itu juga merupakan tuntutan dari kami selaku DPR Aceh dan hari ini kami menerima tuntutan disampaikan. Saya juga telah berkoordinasi dengan PJ gubernur untuk sama-sama mencari solusi,” ujar Saiful Bahri.

Ada 6 poin tuntutan yang di ajukan oleh para mahasiswa, namun yang menjadi fokus yakni terkait penolakan kenaikan harga Bbm serta merevisi tarif dasar listrik. Presiden Mahasiswa UIN Ar-Raniry, Mahmuddin mengatakan, massa aksi akan teris bertahan di gedung rakyat hingga tuntutan mereka disepakati, dan jika tidak, Mahmuddin akan menurunkan massa aksi lebih banyak lagi.

“Sejauh ini tuntutan kami diterima, walaupun tindakan konkrit dari DPRA belum terlaksana karena kami meminta DPRA mempublish video pernyataan sikap terkait meminta pemerintah pusat untuk segera menurunkan harga BBM. Jika dalam 2×24 jam point tuntutan tidak diindahkan, kami siap menurunkan massa yang lebih banyak,” ungkap Mahmuddin.

Hingga berita ini ditayangkan, pendemo masih bertahan di gedung wakil rakyat.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments