Di Pidie Jaya, Baru Empat Sekolah yang Aktif Belajar dari 146 Sekolah

Pidie Jaya – Pujatv.com : Beginilah suasana hari pertama masuk sekolah di SMA Negeri 2 Meureudu, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya. Berbeda dengan sekolah pada umumnya, sebagian besar murid yang merupakan korban banjir tampak tidak mengenakan seragam sekolah maupun sepatu.
Meski sekolah mereka belum bersih dari lumpur, pihak sekolah tetap menggelar proses kegiatan belajar mengajar (KBM) secara darurat dengan belajar di dalam tenda darurat.

Tak hanya itu, para siswa juga harus berjuang melintasi jalan menuju sekolah yang masih tergenang air dan berlumpur. Demi keselamatan, siswa dan guru berjalan sambil saling berpegangan tangan menuju lokasi sekolah.
Salah seorang siswa, Amelia Fitri, mengaku sangat bersemangat dan senang bisa kembali ke sekolah. Namun demikian, ia juga merasa sedih melihat kondisi sekolah yang tidak lagi seperti sebelum banjir menerjang.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Meureudu mengatakan, meski dalam kondisi serba terbatas, pihak sekolah tetap berupaya secara perlahan menggelar kegiatan belajar mengajar. Pada hari pertama ini, sekolah baru melakukan pengenalan serta memberikan motivasi dan semangat kepada para siswa.
Kabupaten Pidie Jaya merupakan salah satu daerah yang terdampak parah banjir dan tanah longsor pada 26 November 2025 lalu. Data Dinas Pendidikan Kabupaten Pidie Jaya mencatat, sebanyak 146 sekolah terdampak banjir. Namun pada awal semester genap ini, baru empat sekolah yang dapat kembali menggelar kegiatan belajar mengajar, yakni SD Negeri 1 Meurah Dua, SD Islam Terpadu Annur, SMP Negeri 1 Meureudu, dan SMA Negeri 2 Meureudu.





