NAGAN RAYA – PUJATVACEH.COM – Ratusan ikan air tawar terlihat mengapung di aliran Sungai Alue Gajah, Desa Ujong Lamie, Kecamatan Darul Makmur, Nagan Raya, sejak Senin(15/2/21).

Hal ini mengejutkan warga setempat, pasalnya ini kejadian langka di daerah setempat. Diduga, kematian ratusan ikan air tawar ini akibat air sungai yang sudah tercemar limbah perusahaan yang berada di hulu sungai tersebut.

Adapun jenis ikan yang mati merupakan ikan asli disungai tersebut. Antara lain, ikan surukan, ikan putihan, ikan nila, ikan gabus, lele dan berbagai jenis ikan air tawar lainnya.

Jufrizal, Kepala Bidang Analisis Dampak Lingkungan (Amdal) Dinas Lingkungan Hidup Nagan Raya mengatakan, tim pengawasan dan penataan lingkungan yang di pimpin langsung oleh samsul kamal telah turun langsung ke lokasi.

“Tim pengawas sudah turun ke lokasi , dipimpin langsung oleh samsul jamal,”Ujar Jufrizal, Kabid Analisis Dampak Lingkungan.

Kemudian, lanjut Jufrizal, tim pengawas membenarkan bahwa ratusan ikan yang mati diduga akibat limbah salah satu perusahaan di daerah itu.

“Ikan ini memang diduga mati akibat limbah salah satu perusahaan,”tambahnya.

Saat ini, dinas lingkungan hidup kabupaten nagan raya sudah membawa sampel air sungai dan sampel ikanke laboratorium untuk dilakukan pengecekan lebih lanjut.

Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments