Direktur RS Cut Meutia kerahkan tim medis ke lokasi pengungsian di Aceh Utara

Aceh Utara – Pujatv.com : Gelombang pengungsi yang berada di sejumlah titik penampungan di Kabupaten Aceh Utara mulai mengalami berbagai gangguan kesehatan.
Di Desa Rumoh Rayek, Kecamatan Langkahan, para pengungsi dilaporkan terserang penyakit flu, batuk, gatal-gatal, dan demam. Bahkan, beberapa di antaranya menunjukkan gejala gangguan kejiwaan akibat tekanan psikologis pascabencana.

Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran, mengingat jumlah pengungsi yang terus bertambah serta minimnya fasilitas kesehatan di lokasi pengungsian. Banyak di antara mereka adalah anak-anak dan lansia yang rentan terhadap infeksi.
Menanggapi situasi ini, Direktur Rumah Sakit Umum Cut Meutia Aceh Utara mengambil langkah cepat dengan menurunkan tim medis lengkap ke lokasi pengungsian pada 15 Desember 2025. Rombongan dokter spesialis, termasuk spesialis anak, penyakit dalam, dan kesehatan jiwa, diturunkan untuk memberikan penanganan langsung serta memastikan seluruh keluhan kesehatan dapat ditangani dengan cepat.

Selain pemeriksaan kesehatan, para dokter juga memberikan edukasi mengenai pola hidup bersih dan tata kelola lingkungan di tempat penampungan agar penyakit tidak mudah menyebar. Pemeriksaan lanjutan dijadwalkan dilakukan secara berkala, mengingat kondisi cuaca dan keterbatasan sarana yang berpotensi memperburuk keadaan.





