Banda Aceh – Pujatvaceh.com – Seiring kembali bergeliatnya pasar penjualan mobil bekas pasca menurunnya covid-19, harga mobil bekas di tahun 2022 ini mengalami kenaikan sebesar 30%. Namun meski mengalami kenaikan, usaha bisnis di penjualan mobil bekas untuk sekarang masih tetap diminati oleh para konsumen.

Ketua Asosiasi Shorum Mobil Bekas Banda Aceh dan Aceh Besar, Zainal Abidin mengatakan, meskipun mengalami kenaikan sebesar 30%, namun minat masyarakat untuk bisa membeli mobil bekas masih tergolong tinggi. Menurutnya harga mobil bekas yang lebih ekonomis jika dibandingkan dengan harga mobil baru merupakan salah satu faktor masih meningkatnya peminat terhadap mobil bekas.

Zainal abidin menambahkan pasca lebaran Idul Fitri 1443 H tahun 2022 ini kondisi penjualan mobil bekas masih tergolong tinggi, jika dibandingkan dengan kondisi beberapa tahun terakhir saat masih tingginya kasus pandemi covid-19, namun di tahun 2022 ini seiring menurunya kasus covid-19 juga menjadi salah satu penyebab meningkatnya penjualan mobil bekas meskipun harga naik.

“Kalau jual beli mobil second habis paska lebaran mengalami peningkatan yang signifikan, sementara dalam minggu ini agak sedikit kendor. Kenaikan harga mobil second karena adanya kenaikan harga mobil baru. Jika pun masyarakat membeli mobil baru sehingga kemudian tidak ada unit sehingga harapan masyarakat untuk mendapatkan mobil baru itu harus inden maka alternatif masyarakat itu kembali kepada pembelian mobil second“ kata Zainal Abidin, Ketua Asosiasi Shorum Mobil Bekas Banda Aceh dan Aceh Besar.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments