Nagan Raya- Pujatvaceh.com- Harga pupuk non subsidi di Kabupaten Nagan Raya saat ini mengalami lonjakan yang signifikan, pupuk  yang sebelumnya harga 400 ribu rupiah kini mengalami kenaikan hingga 900 ribu rupiah. Adapun jenis pupuk yang mengalami kenaikan itu ratanya adalah pupuk yang berasal dari luar negeri atau pupuk impor. Akibatnya, petani terpaksa menunda pembelian pupuk dengan alasan tidak memiliki biaya.

Selain petani, kenaikan harga pupuk juga dirasakan oleh sejumlah agen, selain mahal, permintaan pupuk untuk masyarakat juga menurun hingga membuat agen tidak sering memasok pupuk non subsidi tersebut.

Salah seorang pedagang pupuk di Simpang Peut Muzzamil mengaku lonjakan harga pupuk non subsidi ini sudah berlangsung sejak sebulan terahir, sementara penyebabnya adalah akibat kenaikan pajak pertambahan nilai (PPN) menjadi 11%. Tak hanya itu invasi Rusia dan Ukraina yang masih berlangsung hingga saat inipun menjadi penyebab harga pupuk impor mengalami kenaikan yang sangat drastis.,

Dia berharap, harga pupuk non subsidi ini kembali stabil sehinggga masyarakat bisa membelinya di samping pupuk subsidi juga mengalami kelangkaan.

“Takait pupuk non subsidi selama ini memang ada kenaikan yang sangat drastis, yang saya tau dari informasi pihak distributor medan, kenaikan pupu ini disebabkan ada kenaikan PPN 11 % sehingga berdapak harga penjualan pupuk naik, selain itu juga ada hubungan invasi Rusia dan Ukraina yang masih berlangsung sehingga pupuk impor megalami kenaikan drastis,”Muzzamil, Pedagang

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments