IDEAS Nilai Postur APBA 2026 Belum Memihak ke Rakyat dan Korban Bencana

Banda Aceh – Pujatv.com Kebijakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh atau APBA tahun 2026 terus menuai sorotan dari berbagai kalangan masyarakat Aceh.
Postur APBA 2026 yang mencapai sekitar Rp11,6 triliun dinilai lebih mengakomodir kepentingan birokrat dibandingkan kepentingan rakyat.
Sorotan tersebut muncul di tengah kondisi masyarakat Aceh yang hingga kini masih terpuruk akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda sejumlah kabupaten dan kota pada akhir November 2025 lalu.
Selain dampak bencana, kondisi perekonomian Aceh juga dinilai belum sepenuhnya pulih. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, pertumbuhan ekonomi Aceh pada tahun lalu hanya mencapai 2,97 persen, turun 1,61 persen dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 4,66 persen.

Di tengah kondisi tersebut, postur anggaran dalam APBA 2026 justru dinilai belum berpihak pada kepentingan rakyat. Salah satu pos anggaran yang menjadi sorotan adalah belanja Tambahan Penghasilan Pegawai atau TPP Aparatur Sipil Negara.
Belanja TPP ASN dalam APBA 2026 mencapai Rp1,502 triliun atau sekitar 13,88 persen dari total belanja daerah.
Sorotan tersebut disampaikan dalam kegiatan Focus Group Discussion dengan tema “APBA 2026: Belanja Birokrat atau Belanja Rakyat”. Kegiatan ini digelar oleh Institute for Development of Acehnese Society atau IDEAS bersama Forum Pemuda Peduli Nusantara di Kota Banda Aceh.
Dalam diskusi tersebut, peserta menilai belanja rutin pegawai, termasuk TPP ASN, seharusnya disesuaikan dengan kondisi serta kemampuan keuangan daerah.

Masyarakat dan berbagai elemen sipil berharap Pemerintah Aceh dapat menata kembali prioritas anggaran agar lebih berpihak pada pemulihan bencana, peningkatan kesejahteraan rakyat, serta pemulihan ekonomi Aceh ke depan.





