Foto : Helmiza Fahri, SP. OT, Ketua IDI Kota Langsa

LANGSA – PUJATVACEH.COM – Dinas Kesehatan Kota Langsa memastikan vaksin buatan sinovac yang akan kadaluarsa pada tanggal 25 maret 2021 tahap pertama, seluruhnya sudah habis terpakai, dan telah disuntikkan kepada tenaga kesehatan sebagai sasaran awal vaksinasi.

Saat ini pihaknya menggunakan vaksin tahap dua yang diperuntukkan bagi lansia, TNI, Polri, ASN dan sejumlah Nakes yang belum mendapatkan vaksinasi tahap pertama.

Dinas Kesehatan Kota Langsa meluruskan soal informasi yang beredar bahwa vaksin buatan sinovac akan kadaluarsa pada 25 maret 2021. Sebelumnya dalam kemasan sinovac tercatat vaksin covid- 19 ini akan kadaluarsa sampai 2023, namun dipercepat menjadi 25 maret 2021 atau hanya berlaku selama enam bulan saja.

Hal ini turut dijelaskan oleh Triawani, S.K.M, Kasi Surveilance dan imunisasi Dinkes Langsa.

“Memang vaksin kita ada yang sudah kadaluarsa, tapi itu juga sudah digunakan sebelum tenggat masa berlakuknya”. Terang Triawani.

Vaksin sinovac yang datang tahap pertama berjumlah 1.483 dosis dengan total sasaran vaksinasi 1.457 orang, telah habis terpakai. Saat ini vaksin sinovac yang digunakan untuk vaksinasi merupakan vaksin yang diluncurkan pada Februari 2021 lalu dan masa kadaluarsanya enam bulan dengan ukuran 10 dosis per vial.

Sementara itu, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Langsa, Helmiza Fahri, SP. OT mengatakan, pengawasan proses pelaksanaan vaksinasi sudah sesuai protap baik tenggat waktu yang ditetapkan, maupun proses cek dan ricek terhadap vaksin yang akan disuntikkan pada penerima.

“Sebelum kami memberikan vaksinasi kepada masyarakat, setiap anggota diberikan guide line, kemudian cek dan ricek sebelum vaksin diberikan.” Terang Ketua IDI Langsa tersebut.

Helmiza Fahri memastikan, anggota IDI Kota Langsa yang terlibat dalam proses vaksinasi sudah memastikan isi dan tanggal kadaluarsa vaksin yang diberikan.

Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments