Ini Kata Vitex Grandis Agar Program “Broh Jeut Keu Peng” Bisa Maksimal di Lhokseumawe

Lhokseumawe – Pujatv.com Nama Vitex Grandis, salah seorang ahli perancangan dan pengolahan sampah, semakin dikenal publik sejak awal program Broh Jeut Keu Peng disuarakan oleh Wali Kota Lhokseumawe, Sayuti Abubakar.
Program unggulan tersebut menjadi salah satu faktor yang mengantarkan Sayuti Abubakar dan wakilnya, Husaini, memenangkan kursi kepala daerah di Kota Lhokseumawe. Program pengolahan sampah terpadu itu digagas untuk membawa Lhokseumawe menuju konsep smart city, menciptakan lingkungan bebas sampah, serta mengubah sampah menjadi produk bernilai ekonomis guna meningkatkan perekonomian masyarakat.
Menurut alumnus Institut Teknologi Bandung (ITB) itu, yang juga terlibat dalam perancangan mesin pengolahan sampah yang digunakan Pemerintah Kota Lhokseumawe, saat ini Lhokseumawe telah mulai memasuki era pengolahan sampah berbasis teknologi modern.

Ia menjelaskan, di beberapa wilayah di Indonesia, pengolahan sampah langsung dikomandoi oleh pimpinan daerah, meskipun pelaksanaannya di lapangan dapat melibatkan pihak ketiga atau swasta. Namun, kendali tetap berada di tangan kepala daerah.
Vitex menegaskan, hingga saat ini pengolahan sampah di setiap daerah tidak terlepas dari dukungan dan subsidi pemerintah daerah, terutama dalam hal pelatihan serta persiapan tenaga ahli yang akan mengoperasikan mesin.
“Minimal selama dua tahun hingga usaha pengolahan sampah bisa mencapai titik profit, pemerintah harus memberikan dukungan penuh jika ingin program berjalan maksimal,” ujarnya.

Ia mencontohkan, di Banyumas pengolahan sampah sempat mengalami kendala akibat pergantian kepala daerah. Sementara di Kota Bandung, pengelolaan yang dilakukan lebih menitikberatkan pada pembakaran sampah, bukan pengolahan berbasis sistem circular economy sebagaimana dipersyaratkan pemerintah pusat.
Pernyataan tersebut disampaikan Vitex Grandis usai Wali Kota Lhokseumawe Sayuti Abubakar meluncurkan pengolahan sampah dengan teknologi modern untuk mendukung program Broh Jeut Keu Peng di TPA Alue Liem, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe, pada 10 Februari 2026.





