Lhokseumawe – Pujatvaceh.com – Seiring dengan rencana pemerintah yang akan menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi pada Kamis 1 September 2022, sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum di Kota Lhokseumawe mulai diserbu warga.

Seperti yang terjadi di SPBU Sofyan Hasan, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, pada Rabu malam, antrian kendaraan mulai dari roda dua, roda empat, hingga angkutan umum yang akan mengisi bahan bakar, mengular panjang hingga memakan badan jalan. Antrian didominasi oleh pengguna kendaraan roda dua.

Warga mengaku, terpaksa antri hingga satu jam lebih hanya untuk mengisi bahan bakar kendaraan mereka sebelum harganya tinggi, apalagi mencapai dua hingga tiga ribu rupiah perliter. Namun demikian, warga tetap berharap agar pemerintah membatalkan wacana kenaikan bahan bakar tersebut, karena dinilai akan berdampak pada perekonomian terutama masyarakat dengan ekonomi rendah.

“Kalau begini yang terbebannya rakyat kalau dinaikkan harga minyak, masyarakat semuanya mengeluh kalau kenaikan harga BBM. Untuk antrinya sendiri mencapai 1 jam di SPBU, karena wacananya hari Kamis harga BBM naik“ kata Muhammad Wahyu, Warga.

Pengelola SPBU Sofyan Hasan mengaku, antrian panjang kendaraan di SPBU tersebut mulai terjadi sejak tiga hari terakhir, namun lonjakan kendaraan terjadi pada Rabu atau H-1 sebelum diumumkan kenaikan harga bahan bakar minyak. Sejauh ini pasokan BBM masih aman, dan pihaknya masih menunggu penyesuaian harga yang akan diumumkan pemerintah.

“Dari pantauan kami sangat meningkat dari H-3, jika memang malam ini terjadi kenaikan harga BBM maka ada lonjakan konsumen H-1 ini. Untuk antrinya sendiri baru malam ini, dimulai dari jam 15 tadi“ kata Harianto, Pengelola SPBU Sofyan Hasan.

Untuk diketahui, menurut informasi yang beredar harga bahan bakar minyak bersubsidi ini direncanakan akan naik direntang harga dua ribu hingga tiga ribu rupiah perliter.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments