Foto: Jembatan Kiran Pidie Jaya mulai retak

PIDIE JAYA – PUJATVACEH.COM – Anggota DPRA Fraksi Partai Nanggroe Aceh (PNA) M Rizal Falevi Kirani, sesalkan sikap kontraktor yang menangani pekerjaan jembatan Kiran Dayah,  Kecamatan Jangka Buya Kabupaten Pidie Jaya,  yang terkesan tidak acuh menanggapi temuan Pansus DPRA pada  9 Juli 2020 silam.

Sebagaimana pada temuan pansus  bahwa oprit dan abutment harus dibongkar dan dibuat baru, karena oprit  tersebut tidak sesuai perencanaan dan juga badan jalan sisi kiri serta kanan sudah renggang.  Padahal selama ini belum dilalui kenderaan secara normal karena jalan lintas Tringgadeng-Bireun belum beroperasi secara penuh.

Jembatan yang dibangun pada tahun 2019 dengan dana sebesar 11 miliar bersumber dari APBA, saat ini kondisinya sangat memprihatinkan, badan jalan dan juga oprit terlihat jelas sudah renggang, tapi sampai saat ini belum ada perbaikan.

Rizal Falevi mengatakan, pihaknya telah menyurati kadis PUPR Aceh agar segera memanggil kontraktor terkait untuk memperbaiki jembatan tersebut sebelum masa pemeliharaan berakhir (14/12).

“Ada beberapa catatan kepada dinas terkait, pertama agar memperbaiki abutment, kemudian penahan abutment tersebut tidak sesuai spek yang ada pada perencanaan, dan kami harap Dinas PUPR akan segera memperbaiknya” pungkasnya.

Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments