JKA Akan di Hentikan, HMI Lhokseumawe-Aceh Utara : Pemda Aceh tidak komit dan  khianati rakyat

Newspaper Theme

Terkininew
Berita terkini

Newspaper Theme

JKA Akan di Hentikan, HMI Lhokseumawe-Aceh Utara : Pemda Aceh tidak komit dan  khianati rakyat.

Lhokseumawe – Pujatvaveh.com:  Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Lhokseumawe-Aceh Utara  sangat menyayangkan terkait keluarnya Surat peringatan kedua (SP2) yang dilayangkan BPJS Kesehatan kepada Pemerintah Aceh. Ini menjadi saksi bisu dan juga bukti bahwasanya Pemerintah Aceh telah menelantarkan program Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) untuk hak kesehatan Rakyat Aceh. Senin, (06/11/2023).

 

Bendahara Umum HMI Cabang Lhokseumawe-Aceh Utara, Aris Munandar mengatakan Jaminan sosial menjadi hak setiap orang yang pemenuhannya dijamin oleh konstitusi dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Sehingga Program Kartu Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) memang menjadi harapan masyarakat Aceh untuk memperoleh pelayanan kesehatan. Pada dasarnya, pemerintah Aceh wajib memberikan fasilitas pelayanan kesehatan bagi penyelamatan nyawa Rakyat Aceh. Ujar nya

 

“Padahal berdasarkan UUPA yang memberikan otonomi khusus Aceh memiliki kewenangan untuk menyelenggarakan urusan kesehatan termasuk jaminan sosial kesehatan. Tapi kali ini, Pemerintah Aceh telah menelantarkan jaminan sosial dan hak hajat kesehatan bagi masyarakat banyak.”

 

Aris Munandar, menyebutkan Pemerintah Aceh berhak menjamin kesehatan masyarakat Aceh dan termaktub juga di dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh Pasal 224 Ayat (1) Setiap penduduk Aceh mempunyai hak yang sama dalam memperoleh pelayanan kesehatan dalam rangka mewujudkan derajat kesehatan yang optimal. Ujar nya

 

“Namun BPJS Kesehatan menegaskan akan menghentikan layanan Program JKA mulai 11 November 2023. Apabila Pemerintah Aceh tidak menyelesaikan permasalahan terkait ingin di hentikan nya Jaminan Kesehatan Aceh (JKA), maka dengan itu Pemerintah Aceh telah mengkhianati dan tidak berkomitmen untuk melanjutkan program tersebut.”

 

Aris Munandar, menambahkan Pemerintah Aceh semakin nyata mengkhianati semangat konstitusi yang mengamanatkan melindungi segenap tumpah darah bangsa Indonesia, melindungi setiap nyawa warga negara. Hal ini bisa kita lihat dari belum tersalurnya alokasi anggaran APBA untuk Program JKA dalam Tahun Anggaran 2023, berarti secara langsung Pemerintah Aceh tidak berupaya memenuhi dan belum menyelesaikan komitmen nya terhadap program Jaminan Kesehatan Aceh (JKA).

 

“Kami berharap Pemerintah Aceh dapat mencari anggaran tambahan melalui beberapa cara, seperti pengalihan anggaran dari program yang kurang efektif, pengurangan pengeluaran di bidang lain, atau menambah sumber pendapatan negara melalui pajak atau pinjaman untuk bisa menyelesaikan dan memastikan komitmennya kepada BPJS Kesehatan hingga batas waktu yang ditentukan. Namun, tentu saja perubahan anggaran harus dilakukan secara hati-hati dan mempertimbangkan dampaknya terhadap program-program yang telah diatur sebelumnya.” Tutup nya

Via*
Newspaper Theme

PNL Sukses Bawa Pulang Empat Medali dari IPEC 2026 di  Surabaya

PNL Sukses Bawa Pulang Empat Medali dari IPEC 2026 di  Surabaya Pujatv.com – Surabaya : Delegasi Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) kembali mengukir prestasi membanggakan di...

Wali Kota Lhokseumawe diminta turun tangan, jalan Negara kembali makan korban

Wali Kota Lhokseumawe diminta turun tangan, jalan Negara kembali makan korban  Lhokseumawe - Pujatv.com :  Kondisi jalan nasional di Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, kini...

PNL Jadi Tuan Rumah Kick Off Program Pendidikan Kebanksentralan 2026 Dengan BI 

PNL Jadi Tuan Rumah Kick Off Program Pendidikan Kebanksentralan 2026 dengan BI  Lhokseumawe – Pujatv.com :  Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) menjadi tuan rumah pelaksanaan Kick...

18 Anggota Peradi Lhokseumawe  terdampak bencana terima bantuan dari DPN Peradi

18 Anggota Peradi Lhokseumawe  terdampak bencana terima bantuan dari DPN Peradi.   Lhokseumawe - Pujatv.com : Perhimpunan advokat Indonesia menyalurkan bantuan untuk 67 orang anggota Peradi...

POPULERnew
Berita terpopuler