Langsa – Pujatvaceh.com – Para pedagang tahu dan tempe goreng di Kota Langsa kian resah akibat kenaikan harga kacang kedelai. Pasalnya tempe mentah yang biasanya dibeli dengan harga Rp 10.000 per 23 buah, kini dengan harga tersebut hanya mendapatkan 13 buah saja. Begitu juga dengan harga tahu yang biasanya senilai Rp 2.000 bisa mendapatkan 5 potong, namun kini hanya bisa mendapatkan 3 potong tahu.

Seperti yang diketahui, harga kacang kedelai saat ini mencapai Rp 13.000 /kg dan akibat kenaikan ini produsen tahu tempe juga ikut menaikan harga. Pedagang tahu dan tempe goreng juga khawatir harga akan terus naik dan tidak kembali normal karena akan menjadi ancaman terhadap keberlangsungan usahanya.

Salah seorang pedagang, Lulindawati mengatakan bahwa dirinya tetap berjualan pada hari tertentu saja akibat dari naiknya harga beli tahu dan tempe. Untuk sementara waktu dirinya juga belum mempertimbangkan untuk menaikkan harga dagangannya karena khawatir para pembeli menjadi sepi.

“Ini sekarang gorengan dua ribu rupiah dapat 3 tahu, untung hanya 1 biji dan belum dihitung minyak goreng sayur, dan bumbunya. Ya sementara dialihkan dulu jadi jual bakwan, karena kol murah,” ungkap Lulindawati, pedagang gorengan.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments