Banda Aceh – Pujatvaceh.com – Massa aksi yang berjumlah puluhan tersebut menggelar aksi di depan gerbang utama, Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, dengan membawa sejumlah spanduk dan poster.

Mereka menuntut pengembalian tanah wakaf lapangan Blang Padang, kepada BKM masjid Raya Baiturrahman yang merupakan tanah wakaf milik masjid, serta meminta untuk menghentikan kegiatan konser musik di Aceh.

Koordinator Lapangan, Tgk. Abdul Wahid dalam orasinya, meminta agar tanah Blang Padang dikembalikan kepada Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Masjid Raya Baiturrahman, serta meminta segala bentuk konser di Aceh dihentikan.

Pendemo juga mengatakan akan terus memantau kegiatan yang akan digelar di lapangan blang Padang malam ini, yang merupakan rangkaian kegiatan Dirgahayu Hut Ke 77 TNI yang dipusatkan di lapangan tersebut.

“Kami menyatakan bahwa tanah wakaf Blang Padang adalah milik Masjid Raya Baiturrahman mulai hari ini adalah bukan milik TNI dan bukan milik siapapun melainkan milik Masjid Raya Baiturrahman dan dikelola sepenuhnya oleh BKM dan imam Masjid Raya Baiturrahman untuk kemakmuran masjid raya dan umat Aceh. Terkait konser, dengan adanya desakan daripada masyarakat Aceh mereka sudah merubah judul jadi religius dan lain-lain tetapi perlu diingat bahwa setelah konser di Aceh yang diadakan Bhayangkara ada empat daya yang terbakar di Aceh setelah itu di Aceh Selatan banjir, jadi apakah rakyat Aceh membiarkan lagi kemaksiatan yang dipertontonkan maka kami menghadap kepada panitia khususnya untuk tidak lagi membuat konser di Aceh“ kata Tgk. Abdul Wahid, Korlap Aksi.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments