Nagan Raya – Pujatvaceh.com – Setelah 3 hari melakukan proses evakuasi jenazah Andika (18) tahun, korban tenggelam di Krung Lami oleh Tim SAR gabungan, BPBD Nagan Raya, TNI dan Polri serta dibantu masyarakat desa setempat akhirnya membuahkan hasil. Jenazah Andika ditemukan dalam kondisi tak bernyawa mengapung di pinggir sungai yang berjarak 500 meter dari lokasi kejadian.
Masyarakat setempat, Juanda mengatakan, kronologi penemuan jenazah Andika berawal saat dia dan rekannya Rizwan sedang membantu melakukan penyisiran dengan menggunakan sampan di pinggiran sungai.
Kemudian mereka melihat jenazah sudah tersangkut diatas kayu dengan posisi telungkup, lantas mereka melaporkan kepada tim gabungan yang juga sedang menyisir sungai agar cepat dilakukan proses evakuasi. Setelah mendapatkan informasi tersebut, mereka langsung mengerahkan regu untuk mengevakuasi korban.
“Kami turun ke bawah naik sampan sekitar 400 meter, kami menemukan jasad korban menyangkut di kayu dalam posisi telungkup,” ungkap Juanda dan Rizwan, masyarakat.
Kepala Basarnas Pos Meulaboh, Budi Darmawan mengatakan, pencarian di hari ketiga, korban sudah ditemukan oleh masyarakat sekitar jam 11 siang. Kemudian tim gabungan langsung mengevakuasi jenazah korban menggunakan boat dari lokasi penemuan.
Setelah dievakuasi, korban langsung dibawa menggunakan ambulance menuju ke rumah duka di Desa Gelanggang Gajah. Ratusan orang turut mengantar jenazah Andika ke rumah duka serta disambut isak tangis keluarga. Budi menyampaikan terimakasih kepada seluruh pihak yang terlibat mencari korban, yaitu kepada BPBD Nagan Raya, TNI dan Polri, PSC 119 Nagan Raya, PMI dan masyarakat setempat.
“Hari ini pencarian ke-3 dan mendapat informasi dari masyarakat bahwa korban sudah ditemukan. Kemudian tim gabungan langsung mengevakuasi korban dan mengantar jenazah menggunakan ambulance ke rumah duka,” ucap Budi Darmawan.



