Aceh Jaya – Pujatvaceh.com – Leumang bambu bakar salah satu kuliner Aceh yang tidak asing lagi dijumpai saat melintas jalan Calang – Meulaboh . Leumang bambu merupakan kuliner ketan santan yang dimasukkan kedalam bambu buloh dan dibakar tersebutmenjadi menu khas pangananan yang mudah dijumpai saat musim durian tiba , salah satunya seperti di pondok milik Linawati yang berada di pinggir jalan nasional Calang – Meulaboh desa Kuta Tuha kecamatan Panga kabupaten Aceh Jaya.

Leumang bakar milik Linawati sudah tidak asing lagi bagi warga setempat , apalagi saat tibanya musim durian di kawasan Panga yang dikenal legit dan manis . Pondok miliknya ini selalu dipenuhi pengunjung , baik oleh warga setempat maupun para pelintas jalan .

Penjual leumang, Linawati mengatakan   proses pembuatan leumang bambu yaitu dengan cara memasukan beras ketan dan santan serta beberapa resep lainnya kedalam bambu yang sudah dilapisi daun pisang ,selanjutya dibakar dengan kayu selama 2 jam ,sehingga campuran tersebut menjadi satu ,selanjutnya bambu dibelah untuk mengeluarkan beras ketan  dan santan yang sudah menjadi satu dalam bungkusan daun pisang  ,selanjutnya dipotong sesuai selera .

Linawati menambahkan saat tibanya musim durian seperti ini ,perharinya Lina mampu memproduksi leumang  sebanyak 300 batang bambu ,untuk perbatangnya dijual seharga 10 ribu rupiah .

“Dalam satu hari bisa 3 sak beras dengan jumlah leumang 300 batang bambu, untuk prosesnya sampai 2 jam”, terang Linawati.

Sementara itu ,seorang pengunjung Salbiah mengatakan, “memang di Panga selain durian, juga  terkenal leumang milik Linawati , apalagi kalau makan leumang dengan campuran durian, rasanya khas sekali”.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments