Lhokseumawe – Pujatvaceh.com – Puluhan Panglima Laot dari Kabupaten Pidie hingga Aceh Tamiang dikumpulkan oleh Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Lhokseumawe di kawasan Rancung, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, Jum’at kemarin.

Komandan Angkatan Laut Lhokseumawe, Kolonel Marinir Dian Suryansyah menyampaikan, kegiatan ini dilakukan sebagai ajang silaturrahmi antara pihaknya dengan para Panglima Laot di wilayah Teritorial Lanal Lhokseumawe.

Danlanal juga memberikan pemahaman bagi para Panglima Laot tentang larangan menggunakan Pukat Trawl (Pukat Harimau) karena dapat merusak ekosistem laut hingga berdampak pada pendapatan nelayan kecil di pesisir pantai.

Dalam kesempatan itu, mereka juga diberikan pemahanan tentang fungsi dan tugas TNI angkatan Laut dalam menjaga wilayah teritorial, serta mengenal Alutsista yang dimiliki oleh Angkatan Laut sehingga nantinya nelayan dapat mengenali kapal patroli milik petugas saat berada di tengah laut.

“Kita menyampaikan tentang aturan hukum kelautan dan perikanan karena kita juga mengundang dari Dinas Perikanan terkait apa itu surat-surat tersebut dan bagaimana keabsahannya. Terkait Pukat Trawl kita minta mereka untuk tidak memasuki area 12 mil karena itu adalah wilayah laut untuk nelayan kecil,“ tutur Kolonel Marinir Dian Suryansyah.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments