MaTA: Pendataan banjir bandang lemah, pemerintah dinilai gagal tangani pascabencana di Aceh

Banda Aceh – Pujatv.com : Koordinator Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA), Alfian, menilai cara pemerintah dalam menanggapi bencana banjir bandang di Aceh masih belum maksimal, khususnya dalam hal pendataan wilayah dan warga terdampak. Ia menegaskan, upaya negara dalam menindaklanjuti pasca bencana ini terbilang gagal, karena lambatnya proses penanganan bagi wilayah maupun para korban yang terdampak.

Menurut Alfian, hingga saat ini pemerintah dinilai belum memiliki data yang akurat dan terintegrasi terkait jumlah korban, kerusakan infrastruktur, serta dampak sosial ekonomi akibat banjir bandang di sejumlah daerah. Kondisi ini dinilai membuat penanganan bencana berjalan lamban dan tidak tepat sasaran.

Alfian menambahkan, apabila pemerintah kembali memperpanjang status darurat bencana hingga yang keempat kalinya, hal tersebut menunjukkan kegagalan dalam manajemen bencana. Menurutnya, saat ini seharusnya pemerintah sudah memasuki tahap rehabilitasi dan pemulihan bagi wilayah-wilayah yang terdampak banjir bandang, bukan terus berada pada fase darurat. Alfian pun mendorong pemerintah agar segera melakukan evaluasi menyeluruh, memperbaiki sistem pendataan, serta mempercepat proses rehabilitasi di daerah terdampak.





