Aceh Besar – Pujatvaceh.com – Memasuki bulan suci Ramadhan, harga kebutuhan pokok di Aceh mengalami kenaikan. Tingginya permintaan pasar membuat harga di pasaran mengalami kenaikan, bahkan di beberapa SPBU yang ada di Aceh penuh dengan antrean warga yang hendak mengisi bahan bakar jenis Pertalite.

Terkait hal ini, Majelis Permusyawaratan Ulama atau MPU Aceh menilai, bahwa pemerintah justru dianggap dzalim kepada masyarakat Aceh. Ketua MPU Aceh, Tgk. H. Faisal Ali kepada Puja TV mengatakan, bahwa penilaiannya terkait kedzaliman Pemerintah Aceh tersebut sesuai realita, Dirinya juga menambahkan bahwa jika Pemerintah Aceh menutup mata akan hal tersebut, dapat dikatakan bahwa pemerintah dzalim.

Tgk. H. Faisal menyampaikan hingga saat ini Pemerintah Aceh sudah merespon dengan baik yakni dengan cara mengantipasi agar bahan pokok tidak sulit lagi ditemukan. Ketua MPU berharap kelangkaan ini tidak dianggap sepele, karena akan menimbulkan rasa frustasi pada masyarakat,

Selain itu, dalam bulan Ramadhan ini diharapkan agar pemerintah dapat memenuhi kebutuhan masyarakat dan tidak ada lagi masyarakat yang mengantre untuk mendapatkan bahan pokok serta bahan bakar tersebut.

“Persoalan menaikkan harga dan langkanya bahan bakar ini tidak boleh dianggap sepele karena akan mendatangkan rasa frustasi di masyarakat, maka kita berharap pemerintah bisa menciptakan kedamaian dan ketentraman bagi masyarakat ditengah melaksanakan ibadah puasa ini, dan pemerintah wajib memenuhi bahan pokok dan penyediaan bahan bakar. Jika pemerintah menutup mata terkait hal ini, maka pemerintah zalim terhadap masyarakat,” tutur TGK. H. Faisal Ali.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments