BANDA ACEH – PUJATVACEH.COM – Aceh saat ini telah menerima sebanyak 14 ribu vial vaksin sinovac dari total tahap awal sebanyak 27 ribu vial, yang semuanya di prioritaskan kepada tenaga kesehatan atau nakes yang kontak erat dengan pasien covid-19.

Bahkan sejumlah nakes telah mendapatkan notifikasi melalui sms untuk menjadi calon vaksinator, jika sudah keluar hasil uji dari Badan Pengawas Obat Dan Makanan (BPOM), serta sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Salah satu dokter spesialis anastesi yang bertugas di Rumah Sakit Teuku Fakinah Banda Aceh yang kerap berhubungan langsung dengan pasien covid-19, siap menjalani vaksinasi tahap awal.

Dokter Masry mengatakan, sebuah keberuntungan menjadi vaksinator pada tahap awal ini, jika hasil uji BPOM sudah keluar dan sertifikasi halal dari MUI sudah di umumkan.

“Semua nakes yang kontak langsung dengan pasien diberikan kesempatan oleh pemerintah untuk vaksinasi, ini adalah salah satu langkah pemerintah untuk memutus mata rantai covid-19” tuturnya.

14 ribu vial vaksin sinovac tersebut saat ini di simpan di gudang Farmasi Dinas Kesehatan Aceh, di Geuce Kayee Jato, Kecamatan Banda Raya, Banda Aceh.

Pada tahap awal ini, 27 ribu vaksin tersebut di prioritaskan untuk nakes yang rentan berhubungan dengan pelayanan covid-19.

Vaksin covid-19 sinovac sudah tiba di Indonesia pada 7 Desember 2020 lalu, dalam bentuk produk jadi, dan telah di distribusikan ke 32 provinsi di Indonesia.

Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments