Pasca Banjir, Ribuan UMKM di Kota Langsa Terdampak

Langsa – Pujatv.com Banjir besar yang melanda Kota Langsa pada akhir November 2025 lalu tidak hanya merusak pemukiman warga, tetapi juga memberikan dampak serius terhadap sektor ekonomi, khususnya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Dampak banjir tersebut turut dirasakan oleh koperasi, sarana perdagangan, industri kecil, serta sejumlah sentra produksi di Kota Langsa. Akibatnya, aktivitas ekonomi di sejumlah wilayah sempat terhenti.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Langsa, Harris Gusnally, menyebutkan hasil pendataan menunjukkan sekitar 10 ribu UMKM terdampak banjir, termasuk usaha perdagangan, koperasi, dan industri kecil.

Menurut Harris, seluruh UMKM yang terdampak telah didata dan dimasukkan ke dalam dokumen Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana. Data tersebut menjadi dasar penyusunan program pemulihan ekonomi, mengingat dampak banjir yang dirasakan para pelaku usaha cukup besar.
Sementara itu, salah seorang pelaku UMKM, Andria, mengungkapkan bahwa usahanya sempat berhenti total pascabanjir. Saat ini, ia mengaku telah mulai kembali berjualan, meski masih mengandalkan modal usaha sendiri.
Andria juga menyebutkan bahwa usahanya telah didata sebagai UMKM terdampak banjir dan berharap adanya bantuan dari pemerintah untuk pemulihan usahanya.

Hingga kini, hasil pendataan UMKM terdampak banjir di Kota Langsa telah dirampungkan dan disampaikan kepada Pemerintah Provinsi Aceh. Harris berharap dukungan dari pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat dapat segera direalisasikan, sehingga UMKM dan sektor perdagangan di Kota Langsa dapat kembali bangkit pascabanjir.





