Lhokseumawe – Pujatvaceh.com – Satuan Polisi Pamong Praja Kota Lhokseumawe membongkar 1 lapak pedagang di Waduk Pusong,Kecamatan Banda Sakti pada Kamis pagi. Pembongkaran itu dilakukan untuk menertibkan agar tidak ada lagi bangunan permanen di lokasi tersebut.

Padahal sebelumnya, Dewan Perwakilan Rakyat Kota Lhokseumawe telah berjanji untuk memfasilitasi para pedagang dengan Pj Wali Kota Lhokseumawe maupun dinas terkait agar tidak melakukan pembongkaran sebelum berdialog dengan para pedagang.

Sehingga para pedagang merasa kecewa dan menagih janji Dewan Perwakilan Rakyat Kota Lhokseumawe selaku penyambung lidah rakyat. Warga juga mempertanyakan alasan kenapa hingga saat ini mediasi antara pedagang dengan Pemerintah Kota Lhokseumawe belum dilakukan.

Karena merasa kecewa, puluhan pedagang mendatangi langsung Kantor Wali Kota Lhokseumawe pada Kamis siang untuk memberikan surat permohonan audiensi antara Pj Wali Kota Lhokseumawe dengan para pedagang. Surat itu diterima langsung oleh Kabag Humas Pemerintah Kota Lhokseumawe, Marzuki.

“Kenapa tidak dilakukan mediasi dengan Satpol PP, ini sudah dilakukan pembongkaran namun mediasi belum ada. Kita masyarakat nggak bisa diginiin, kita ini menuntut kepada DPRK agar segera dilakukan mediasi,” ucap Silvi, Pedagang.

Saat dikonfirmasi melalui whatsapp, Ketua DPRK Lhokseumawe, Ismail A Manaf mengaku pihaknya telah menyampaikan permasalahan ini dalam forum rapat agar Pemerintah Kota Lhokseumawe tidak melakukan pembongkaran sebelum melakukan mediasi dengan para pedagang

Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments