Aceh Tenggara – Pujatvaceh.com – Pandemi covid-19 membawa dampak turunnya pendapatan pedagang ikan asin di pasar tradisional Kutacane Aceh Tenggara, pedagang menyebut pendapatan turun hingga 50 persen sejak pandemi covid-19 melanda.

Biasanya para pedagang ikan asin dapat menjual 1,7 ton ikan asin perminggunya, di saat pandemi covid-19 sekarang ini, penjualan mereka menurun hingga 500 kg dalam seminggunya, akibatnya membuat pendapatan pedagang ikan asin menurun 50 persen dari biasanya.

Pedagang ikan asin, marpaung menjelaskan, menurunnya penjualan karena minat pembeli yang cenderung lebih sedikit. sebelum pandemi, pembeli bisa mengambil 2 kg hingga 3 kg, tapi saat ini hanya membeli setengah kg dan seperamat kg saja.

“Memang tidak seperti target biasanya, biasanya setiap pembeli mengambil sebanyak 2 kg hingga 3 kg namun dimasa pandemi ini hanya 1/2 kg. Jika dibandingkan dengan tahun lalu sangat jauh berbeda, untuk setiap minggunya saya bisa menjual sebanyak 1,7 ton namun untuk sekarang ini hanya terjual sebanyak 500 hingga 600 kg. Ya kami berharap pandemi ini segera berakhir“ ucap Marpaung, Pedangan Ikan Asin.

seperti yang dirasakan pedagang lainnya, lila juga merasakan hal serupa, lila mengeluhkan situasi ekonomi saat ini benar-benar menurun akibat covid-19, sepinya pembeli membuat pendapatan mereka menurun drastis.

“Kami sebagai seorang pedagang di masa ini sangat mengeluh, kami jual pun pembeli tidak ada sehingga ikan yang tidak terjual akan berkurang kualitasnya kemudian tidak laku, untuk kita jual dibawah modal pun tidak bisa karena jika kami tidak berdagang kami mau makan apa. Sementara jika diteruskan dagangan kami tidak laku“ kata Lila, Pedagang Ikan Asin.

Pedagang berharap semoga wabah covid-19 ini cepat selesai dari negeri ini, dan pasar bisa kembali ramai oleh pengunjung, sekaligus pendapatan pedagang bisa kembali normal.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments